DEMAK (Jatengdaily.com) – Inovasi di bidang pelaksanaan demokrasi berhasil ditampilkan SMK Futuhiyyah Mranggen, Demak. Menyongsong revolusi industri 4.0 sekaligus pesta demokrasi tingkat Kabupaten Demak, siswa-siswi SMK Futuhiyyah menggebraknya dengan melaksanakan pemilu OSIS berbasis applikasi E-voting. Bahkan ‘Pemilu Online’ pertama di Kabupaten Demak itu pun belum diaplikasikan oleh KPU.
Waka Bidang Kesiswaan SMK Futuhiyyah Mranggen M Khalim menyebutkan, aplikasi E-voting terkategori sangat simpel, mudah dan praktis. Selain menyingkat waktu, sistem E-voting dapat pula diakui ke-JURDIL-annya. Sebab hasil pemilih langsung bisa dilihat tanpa harus menghitung setelah kegiatan pencoblosan.
“Tinggal ‘klik’ selesai. Semua suara sah, dan tak ada satu pun suara yang tidak sah. Kecuali yang tidak berangkat, otomatis tidak mencolos dan tidak masuk hitungan,” ujarnya, Rabu (13/11/2019).
Penemuan aplikasi E-voting yang cukup ‘wow’ itu tentunya membuat antusias siswa. Sehingga praktis menjadikan angka partisipasi sangat tinggi. Karenanya pula Pemilu Online Ketua OSIS itu menjadi semarak.
“Mereka senang karena merasakan asyiknya berdemokrasi dan berpolitik, meskipun masih dalam ranah belajar. Terlebih niat digelarnya kegiatan ini tak lain untuk melatih siswa yang notabene para pemilih pemula berpartisipaai dalam pesta demokrasi,” imbuhnya.
Disebutkan pula, penggunaan aplikasi E-voting sangat murah dan tidak ribet. Sebab tidak perlu surat suara, yang mesti ada proses penggandaan dan pelipatan, hingga menyiapkan kotak suara. Terbukti 1.012 siswa selesai memberikan hak suara hanya dalam hitungan satu jam.
Pada Pemilu Online Ketua OSIS SMK Fituhiyyah Mranggen terdapat empat pasangan calon (paslon) yang berlaga. Yakni Ahmad Fajar dan M Nasirudin (FANI), Muktasim Billah dan Fikri Luqman P (MUKRI), Sahal Fikri dan M Tri Arizki Alifil F (SAFIL), serta M Farichul Ichsan dan Dwi Anis SP (FANIS). Paslon nomor 3 yakni Sahal Fikri dan M Tri Arizki Alifil F (SAFIL) berhasil meraup suara terbanyak. rie-yds


