By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Pengobatan Gratis PGPI, Kedepankan Kebersamaan di Tengah Perbedaan
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pengobatan Gratis PGPI, Kedepankan Kebersamaan di Tengah Perbedaan

Last updated: 1 Mei 2019 16:35 16:35
Jatengdaily.com
Published: 1 Mei 2019 16:35
Share
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Paskah 2019 diperingati berbeda oleh Persekutuan Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) Kabupaten Demak. Selain ibadah bersama di gereja, pengobatan gratis pun digelar di Desa Pundenarum Kecamatan Karangawen, dimaksudkan meminimalisasi jurang pemisah antaragama, etnis dan suku.

Ketua Panitia Pengobatan Massal Gratis PGPI Kabupaten Demak Pendeta Daniel Sutikno menyampaikan, mulai 2019 diagendakan kegiatan sosial untuk merayakan Paskah. Maka mengusung tema ‘Melayani Tanpa Pamrih’, PGPI Kabupaten Demak didukung PGPI Jateng mengadakan pengobatan massal gratis.

“Selain membantu meningkatkan derajad kesehatan masyatakat, kegiatan sosial ini dimaksudkan mempererat jalinan silaturahmi gereja dengan masyarakat. Sebab menjadi sasaran bakti sosial pengobatan gratis adalah meminimalkan jurang pemisah antaragama, etnis dan suku,” ujarnya, Rabu (1/5/2019).

Maka itu semangat PGPI pada kesempatan tersebut adalah mengedepankan kebersamaan di tengah perbedaan agama, etnis dan suku. Sehingga warga gereja dan masyarakat bisa berbaur tanpa mempersoalkan perbedaan. “Tentunya agar kita menjadi masyarakat Indonesia yang utuh dalam keberagaman dan kebhinekaan,” imbuhnya.

Lebih lanjut disampaikan, pihaknya bersyukur mendapatkan dukungan dari PGPI Jateng yang turut menghadirkan tiga dokter, perawat serta obat-obatan secara gratis untuk warga Desa Pundenarum. Selain menjadi angenda tahunan, diharapkan pula ada dukungan lainnya dari PGPI Jateng. Seperti bantuan sumur bagi desa-desa di Kabupaten Demak yang rawan kekeringan sumber air bersih saat kemarau.

Di sisi lain, Camat Karangawen Agung Ardiyanto menuturkan, memelihara kesehatan sebenarnya relatif lebih murah dibandingkan tingginya biaya berobat kerika salit. Maka itu disambutnya positif baksos oleh PGPI berupa pengobatan massal gratis, sejauh tidak ada unsur politis.

Hadir pada kesempatan tersebut Sekjen PGPI Jateng Pendeta Timotius Sarpo, Ketua PGPI Kabupaten Demak pendeta Berutje South, juga Pembina PGPI Kabupaten Demak Warsis. Di samping jajaran Forkompincam Karangawen. rie-yds

You Might Also Like

Mahasiswa dan Dosen Biologi Undip Kunjungi Laboratorium Stem Cell SCCR Indonesia
Terbanyak se-Jateng dan DIY, 2.324 PPPK dan 4 Pejabat Fungsional di Kota Semarang Dilantik
Kompor Hemat Berbahan Bakar Pertalite Buatan Anggota Babinsa
Waisak Momentum Refleksikan Pentingnya Saling Membantu dan Menjaga Kerukunan
PLN Icon Plus Perbaiki Kabel Fiber Optik di Gombong untuk Tingkatkan Keandalan Jaringan dan Keamanan
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?