By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: PSIS Butuh Pemain Baru
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

PSIS Butuh Pemain Baru

Last updated: 25 Agustus 2019 15:50 15:50
Jatengdaily.com
Published: 25 Agustus 2019 15:50
Share
Bambang Nurdiansyah, pelatih PSIS. Foto: zia
SHARE

PAMEKASAN (Jatengdaily.com) – PSIS Semarang gagal meneruskan tren positif usai dibantai tuan rumah Madura United 0-3 pada lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Gelora Pamelingan Pamekasan Sabtu (24/8/2019).

Meski tanpa didampingi pelatihnya Dejan Antonic yang mundur, namun tuan rumah tetap perkasa dan mendominasi laga.

Tiga gol Laskar Sapeh Kerrab dilesakkan oleh Alfat Fathier (59′), David Laly (71′), dan gol bunuh diri Patrick Mota pada menit ke-76.

Hasil ini membuat Madura United di posisi ketiga klasemen sementara Liga 1 2019 dengan raihan 26 poin dari 15 laga.

Sementara itu, kekalahan telak ini membuat PSIS terbenam di posisi ke-12. Tim Mahesa Jenar mengoleksi 15 poin dari 15 laga.

Pelatih PSIS, Bambang Nurdiansyah mengatakan tidak bisa berkomentar panjang dengan hasil buruk ini. Menurutnya PSIS butuh evaluasi cukup besar. Banyak PR yang harus dicarikan agar skuat Mahesa Jenar tidak semakin terpuruk.

“Saya akui banyak hal yang perlu dibenahi di tim ini. Madura United lebih bagus, sementara kami harus ada perubahan untuk persiapan pada putaran kedua nanti,” katanya.

Coach yang akrab dipanggil Banur ini mengakui pada laga lawan Madura United terpaksa memasang pemain yang bukan posisi sebenarnya. Misalnya kapten tim Harinur Yulianto yang sebenarnya berposisi penyerang sayap, namun agak bermain lebih ke dalam.

“Banyak PR, butuh pemain baru karena sudah kehabisan bek tengah dan striker. Mendatangkan pemain juga tidak mudah untuk saat ini, karena harus lebih dari yang ada sekarang,” pungkas Banur.zia-yds

You Might Also Like

Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas
Sudaryono Sebut Semboyan Pati Bumi Mina Tani Sejalan dengan Program Swasembada Pangan Prabowo-Gibran
Residivis Curanmor di Demak Ditangkap, Lima Kali Dipenjara Tak Kapok
Perjuangan Warga untuk Mendapatkan Gas Melon, Harus Antre dari Pagi
Banjir Demak Surut, Bantuan Masih Mengalir
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?