By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Ramadan, Warga Binaan Lapas Dibina Agamanya
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Ramadan, Warga Binaan Lapas Dibina Agamanya

Jatengdaily.com
Published: 21 Mei 2019 05:27
Share
Warga binaan Lapas Kelas I Semarang mendapatkan siraman rohani. Foto: ist
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang mengikuti pelatihan mengerjakan shalat dengan khusyu. Pelatihan digelar di Masjid At-Taubah Lapas Kelas I Semarang mulai pukul 08.30 WIB.

Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 150 WBP dan pegawai Lapas Semarang yang dipandu oleh Prof Amin Syukur selaku Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

Kegiatan diawali dengan materi manfaat sholat, tata cara sholat, etika sholat, tujuan sholat dan hikmah shalat. “Kegiatan pelatihan mengerjakan sholat khusyu ini sangat penting dan banyak manfaatnya agar hidup kita selamat dunia dan akhirat,” ungkap Prof Amin Syukur.

Kalapas Semarang, Dadi Mulyadi melalui Kabid Pembinaan, Akhmad Herriansyah memberikan apresiasi yang luar biasa kepada Prof Amin Syukur yang telah meluangkan waktu, tenaga serta ilmunya untuk Lapas Semarang ditengah-tengah jadwal beliau yang sangat padat.

“Harapannya ke depan Prof Amin Syukur dapat senantiasa selalu istiqomah mendampingi WBP di Lapas Semarang,” harap Herri, Senin (20/5/2019). Kegiatan bagi penghuni lapas ini, acapkali digelar akhir pekan.

Selanjutnya Prof Amin Syukur menjelaskan bahwa seharusnya shalat senantiasa dijalankan dalam kesadaran penuh , tertib secara lisan dan gerakan, tidak kehilangan niat, maksud, tujuan serta melakukannya hanya karena Allah. Begitu pula kala menjalani segala akitivitas kehidupan. Kerjakan karena Allah dengan disertai niat jelas, maksud, tujuannya.

“Pola hidup Islami akan membuat umat islam otomatis berdzikir mengingat Allah pada saat berdiri, duduk dan tidur. Dengan begitu, InsyaAllah hadiah khusyu dalam beribadah maupun khusyu dalam keseharian yang didambakan akan kita didapatkan,” terang Prof Amin Syukur. she

You Might Also Like

Kopima USM Sediakan Takjil Gratis selama Ramadan
Tidak Ada Larangan Olahraga bagi Ibu Hamil, Tapi Ini Syaratnya
Perkokoh Hubungan Industrial yang Harmonis, SG Gelar Sarasehan dan Penandatanganan PKB bersama Karyawan
Pengajian Akbar Hadirkan Ustadz Das’ad Latief , MAJT Ajak Masyarakat Hadir Secara Langsung
MA Kukuhkan 1.451 Hakim Baru, Presiden Umumkan Kenaikan Gaji hingga 280 Persen
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?