By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Rekonstruksi Pembunuhan ABG Dijaga Ketat Aparat
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Rekonstruksi Pembunuhan ABG Dijaga Ketat Aparat

Last updated: 20 Agustus 2019 16:34 16:34
Jatengdaily.com
Published: 20 Agustus 2019 14:47
Share
Rekonstruksi pembunuhan Nur, yang mayatnya ditemukan dalam karung. Foto: wing
SHARE

SLAWI (Jatengdaily.com)- Rekonstruksi pembunuhan Nur (16), ABG yang mayatnya ditemukan sudah menjadi tengkorak di dalam karung, Selasa (20/8/2019), digelar Polres Tegal. Reka ulang itu dilakukan di Komplek Aspol Kalibliruk Slawi, hal ini dilakukan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Meski begitu, jalannya reka ulang dijaga ketat polisi dengan senjata lengkap. Kelima tersangka pelaku pembunuhan yakni AM (20), MS (18), SA (24), NL (17), dan AI (15) melakukan serangkaian adegan menggunakan baju tahanan Polres Tegal berwarna biru.

Lokasi reka adegan pembunuhan itu sendiri hanya berjarak sekitar 600 meter dari Mapolres Tegal. Selain jajaran penyidik Satreskrim Polres Tegal, tampak mengikuti jalannya rekonstruksi jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Slawi.

Kapolres Tegal AKBP Dwi Agus Prianto melalui Kasatreskrim AKP Bambang Purnomo mengatakan rekonstruksi digelar untuk melengkapi berkas kasus yang menggegerkan itu. Diharapkan setelah reka ulang ini, berkasnya bisa segera dilimpahkan ke Kejari Slawi, agar bisa segera disidangkan.

“Pemilihan lokasi rekontruksi perlu berbagai pertimbangan. Mengingat akses menuju lokasi penemuan mayat cukup jauh ,” ungkapnya.

Selain itu, tambah Kasatreskrim, juga ada pertimbangan keamanan terkait pemilihan tempat reka ulang. Apalagi pelaku dan korban, ada yang masih satu desa.

Dari pantauan di lapangan, rangkaian adegan reka ulang dilakukan dengan lancar oleh kelima pelaku. Korban sendiri diperankan oleh salah seorang personel dari Polres Tegal.

Seperti diketahui, korban ditemukan warga di bekas bengkel las, samping rumah kosong pada Jumat (9/8/2019) dalam kondisi di dalam karung dan sudah tak utuh lagi. Korban dan para pelaku, sebelumnya sempat berwisata ke objek wisata Praba Lintang, Pulosari Pemalang, Di sana, salah satu pelaku mengajak korban minum-minuman keras. Pesta miras dilanjutkan di rumah kosong.

Korban sempat disetubuhi AM, lalu AM dan teman-temannya mencekik korban. Setalah meninggal, jasad korban dimasukkan dalam karung. Lalu dibuang di samping rumah kosong. Pengakuan pelaku, karena sakit hati dengan omongan korban, dan sempat cekcok. wing-she

You Might Also Like

Positif Covid-19, Wagub Jateng Sudah Diperbolehkan Isolasi Mandiri
Prinsip Inklusi dan Kesetaraan Harus Ditanamkan dalam Sisdiknas
Jelang ASEAN Para Games XI 2022, TelkomGroup Pastikan Kualitas Infrastruktur dan Layanan
Disangka Louis Vuitton, Tas Karya Warga Semarang Ditahan di Rusia
Ramadan Momentum Memperkokoh Nilai-Nilai Persatuan Bangsa
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?