By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Situs Purbakala Semedo Dibuatkan Museum
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Situs Purbakala Semedo Dibuatkan Museum

Last updated: 28 Juni 2019 13:23 13:23
Jatengdaily.com
Published: 28 Juni 2019 13:23
Share
Museum Situs Purbakala Semedo di Desa Semedo, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal. Foto: wing
SHARE

SLAWI (Jatengdaily.com) -Meskipun pembangunan Museum telah mencapai 100 persen, namun keberadaan situs purbakala di Desa Semedo, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal belum dibuka untuk umum. Itu menyusul masih diperlukan penataan dan menunggu hasil laboratorium balai arkeologi.

Sejumlah fosil yang ditemukan, saat ini masih tersimpan di rumah penemunya yakni Dakri (62). Bahkan beberapa diantaranya dipajang di balai d isamping rumah Dakri.

Tanti Asih (27) anak Dakri mengatakan di sekitar lokasi bangunan situs telah banyak ditemukan fosil-fosil hewan purba. Diantaranya, badak, gajah, gorila, megantropus (kera raksasa) dan hewan laut purba lainnya. “Fosil manusia purba juga ditemukan di sekitar lokasi berupa gigi dan tengkorak,”katanya.

Menurut Tanti, sejauh ini fosil manusia purba yang ditemukan ayahnya berjenis Homo erektus. Diperkirakan, fosil itu berusia 1,8 juta tahun lalu.

Untuk diketahui, ribuan fosil purbakala itu kali pertama ditemukan pada 1987 oleh Dakri (62) warga setempat. Namun, baru diperkenalkannya ke khalayak ramai sejak 2005 hingga saat ini dengan memajang fosil temuan di pendopo samping rumah.

Untuk dijadikan objek wisata dan sumber pengetahuan tentang kehidupan purbakala, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia melalui Direktorat Jendral Cagar Budaya dan Permuseuman membangun museum situs purbakala Semedo pada 2015 dengan biaya Rp50 Milyar bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Tegal. Pada 2019 pengerjaan museum ini sudah rampung 100 persen.

Rencananya akan dibuka untuk umum pada 2020. Hingga saat ini baru sebagian fosil yang sudah masuk dalam bangunan baru situs Semedo. Sedangkan sisanya masih dipilah dan menunggu hasil uji lab oleh Balai Arkeolog. wing-she

You Might Also Like

Naik Kereta Api, Ada Diskon Tiket hingga 60 Persen
Beredar Surat Pemeriksaan KPK Terhadap Mardani H Maming, Terkait Dugaan Suap Pengalihan IUP
Polrestabes Semarang Ungkap 24 Kasus Peredaran Narkoba dengan 32 Tersangka
Ekonomi Digital, Solusi Krisis atau Tantangan Baru?
Produk Berbasis Sampah Ramaikan Peringatan Hari Bumi 2023
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?