By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Tahun Ajaran Baru, Pembelian Seragam Sekolah Naik 300%
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Tahun Ajaran Baru, Pembelian Seragam Sekolah Naik 300%

Last updated: 12 Juli 2019 20:27 20:27
Jatengdaily.com
Published: 12 Juli 2019 20:16
Share
Store manager Leo Fashion Sukun, Rizal Ruyadi (kanan) melayani pembeli. Foto: dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Memasuki tahun ajaran baru, permintaan seragam sekolah melonjak tajam. Terlebih, semakin banyak sekolah yang tak lagi menyediakan paket seragam sekolah bagi para murid baru, sesuai Permedikbud Nomor 45 Tahun 2014.

Hal ini tampak di beberapa toko yang menjual seragam sekolah untuk SD, SMP, dan SMA, seperti di Leo Fashion Sukun, Semarang.

“Sejak sebulan lalu, masyarakat mulai memburu seragam sekolah tingkat SD hingga SMA. Hanya saja, seminggu terakhir permintaan melonjak tajam hingga melebihi 300 persen dibanding hari biasa. Konveksi yang menyuplai seragam sekolah ke kami, sampai kewalahan, meski sudah memberdayakan lebih banyak lagi penjahit pola rumahan,” kata Risa Fadhila, pengelola Leo Fashion Sukun, di Jalan Sukun Raya Nomor 15 Banyumanik, Kota Semarang, Jumat (12/7/2019).

Dikatakan Risa, penjualan seragam sekolah masih didominasi hem putih lengan pendek maupun lengan panjang karena lebih sering dipakai. Penjualan seragam Pramuka secara harian juga banyak, tapi masih kalah dibanding seragam putih. Pihaknya menggunakan merk sendiri, Leo Group sehingga kualitas bahan dan jahitan terjaga mutunya.

Salah seorang pembeli, Irma Budiati menuturkan, “Harga seragam sekolah di Leo Fashion Sukun di bawah standar pasar. Sama dengan busana maupun asesoris bayi hingga dewasa yang juga dijual di bawah harga bandrol. Makanya, saya sekeluarga jadi pelanggan tetap,” tutur Risa.

Berdasar pantauan, hem putih termasuk bed di saku dijual mulai Rp 32.000. Celana panjang dan rok SD hingga SMA berkisar Rp 46.000-Rp 50.000. Adapula hasduk beserta ring yang dijual Rp 7.000, dasi Rp 2.500, bed sekolah Rp 1.500, dan topi berkisar Rp 2.500-Rp 7.500. Toko yang buka tiap hari pukul 09.00-21.00 serta memiliki enam cabang di Ungaran, Karangjati, Klaten, dan Jepara ini juga menjual perlengkapan sekolah seperti tas yang dibandrol mulai Rp 30.000, ikat pinggang mulai Rp 5.000, dan jilbab dengan warna sesuai seragam sekolah.

Menurut Risa, ketegasan pemerintah pusat memberlakukan Permedikbud Nomor 45 Tahun 2014 perihal larangan sekolah mewajibkan pembelian paket seragam bagi para murid baru, sangat membantu para pelaku UMKM.

“Kebijakan ini seharusnya terus diberlakukan. Sebab, selain berdampak positif bagi para orang tua murid sehingga bisa mengalihkan pengeluaran untuk kebutuhan primer lain, juga meningkatkan denyut perekonomian para penjahit rumahan secara lebih merata,” ujarnya. she

You Might Also Like

Relawan Mulai Kelelahan, Wali Kota Agustina Kerahkan Tenaga Kesehatan Tambahan untuk Warga Terdampak Banjir
Diguyur Hujan, Ribuan Jamaah Tetap Antusias Ikuti Pengajian Umum Haul Agung Sultan Fattah
Isolasi Mandiri, Gisel Sudah 2 Kali Tidak Jalani Wajib Lapor di Polda Metro Jaya
Teknologi IPHA Sukses Tingkatkan Produksi Padi
Waduk Cacaban Ditabur 11 Ribu Benih Ikan
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?