By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Target Perbaikan Saluran Atasi Banjir
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Target Perbaikan Saluran Atasi Banjir

Last updated: 15 Desember 2019 23:56 23:56
Jatengdaily.com
Published: 15 Desember 2019 23:56
Share
Sih Rianung
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) — Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang Sih Rianung menargetkan bahwa, perbaikan drainase dan normalisasi sungai bisa selesai Desember, sebelum tahun baru 2020. Diharapkan, Semarang tidak lagi dilanda banjir.

Perbaikan drainase di kawasan Simpang Lima yang merupakan pusat Kota Semarang, dipastikan sesuai taeget. “Kalau target penyelesaiannya ya tahun ini 2019, sudah selesai,” kata Rianung saat dihubungi wartawan, Minggu (15/12/2019).

Dikatakan, perbaikan saluran air  menjadi kunci utama untuk mengatasi persoalan banjir yang selalu terjadi di kota Semarang, Apalagi sekarang sudah memasuki musim hujan.

Rianung menegaskan, pihaknya sudah melakukan perbaikan-perbaikan di beberapa tempat, beberapa titik lain masih proses pengerjaan. Katanya, yang menjadi prioritas DPU adalah titik-titik yang tahun sebelumnya mengalami hambatan air.

“Hal ini menjadi perhatian kami. Seperti di daerah Genuk, Kembangsari, Jalan Gajah, dan Simpang Lima. Semua sudah kami sentuh perbaikan,” imbuhnya.

Selain itu, titik lain seperti di Pasadena juga telah dibuatkan penampungan air supaya air bisa dikendalikan. Termasuk di Semarang bagian atas seperti Tembalang.

Menurut Rianung, sejauh ini banjir serta genangan terjadi karena drainase tersumbat sampah dan kotoran. ” Banyak sampah-sampah, gerusan tanah juga menyumbat. Jadi kalau hujan biasanya kami nyogoki sumbatan-sumbatan. Memang sampah-sampah tidak bersahabat,” ungkapnya.

Dia berharap agar masyarakat bisa turut serta mengatasi persoalan banjir kota. Salah satu langkah konkretnya adalah dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Di samping kami melakukan perbaikan dan pembersihan, kami harap warga juga membantu, tidak buang sampah disembarang tempat,” ujar Rianung.Ugl –st

You Might Also Like

Indonesia Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Selancar Dunia
Pedagang Meninggal akibat COVID-19, Pasar Harjodaksino Ditutup 7 Hari
Polisi Selidiki iklan Judi Online Yang Diduga Dipromosikan Nikita Mirzani
Berkunjung ke Unissula Agustina Wilujeng Bahas Pentingnya Beasiswa Kuliah untuk Warga Kurang Mampu
Menghormati Orang Tua Masuk Kurikulum Perkuliahan
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?