By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Tol Solo-Yogya dan Bawen-Yogya Dilelang Tahun Ini
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Tol Solo-Yogya dan Bawen-Yogya Dilelang Tahun Ini

Last updated: 23 Juli 2019 19:24 19:24
Jatengdaily.com
Published: 23 Juli 2019 19:24
Share
Ruas tol Colomadu Karanganyar. Foto: yds
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan melelang ruas jalan tol Solo-Yogyakarta-New Yogyakarta International Airport (NYIA) Kulon Progo, DIY, pada Agustus 2019. Selain itu pada tahun ini juga akan dilelang ruas tol Bawen- Yogyakarta sepanjang 77 km.

Dua ruas tol di wilayah Jateng-DIY yang akan dilelang tersebut termasuk dalam tujuh ruas tol yang direncanakan dilelang tahun 2019 ini. Kementerian PUPR melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) akan melelang tujuh ruas jalan tol dengan nilai investasi sebesar Rp 151,13 triliun.

Tujuh ruas tol yang akan dilelang merupakan ruas tol usulan dari badan usaha yakni Jalan Tol Semanan – Balaraja sepanjang 31,9 Km, Kamal – Teluknaga – Rajeg sepanjang 38,6 Km, Akses Menuju Pelabuhan Patimban sepanjang 37,7 Km, Gedebage – Tasikmalaya – Cilacap sepanjang 184 Km, Yogyakarta – Bawen sepanjang 77 Km, Solo – Yogyakarta – New Yogyakarta International Airport (NYIA) Kulon Progo sepanjang 91,93 Km dan Balikpapan – Penajam Paser Utara sepanjang 7,35 Km.

“Kalau yang ruas Jalan Tol Solo-Yogyakarta – New Yogyakarta International Airport Kulonprogo mungkin akhir Juli atau Agustus ini, itu yang paling siap,” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Jakarta, Selasa (23/7/2019).

Sebelumnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyatakan akan melanjutkan pembangunan jalan tol dengan mendorong pendanaan dari investasi sektor swasta, melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Pembangunan jalan tol diperlukan untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah dan efisiensi biaya logistik.

“Melalui skema KPBU, pemerintah bertujuan mengatasi ketimpangan pendanaan (financial gap) infrastruktur, terutama jalan tol demi ketepatan waktu penyelesaiannya, sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi negara dan masyarakat” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulisnya belum lama ini.

Dari tujuh ruas tol, Jalan Tol Balikpapan – Penajam Paser Utara sudah dilakukan pelelangan dengan metode lelang hak menyamakan penawaran (right to match) pada PT. Tol Teluk Balikpapan. Ruas tol lainnya masih dalam tahap finalisasi desain.

“Keterlibatan swasta membawa dampak daya ungkit/leverage dari hasil investasinya, sehingga keuntungan dapat digunakan untuk pembangunan infrastruktur lainnya,” kata Kepala BPJT Danang Parikesit.

Selama ini pemerintah juga telah memberikan dukungan viability gap fund (VGF) berupa jaminan maupun dukungan pendanaan APBN untuk pembangunan sebagian konstruksi jalan tol sehingga meningkatkan kelayakan finansial suatu ruas tol.

Investasi swasta dibutuhkan kerena pendanaan Pemerintah dalam penyediaan infrastruktur terbatas. Kemampuan APBN tahun 2020 – 2024 diproyeksikan hanya mampu memenuhi 30 persen atau sekitar Rp 623 triliun dari total kebutuhan anggaran untuk penyediaan infrastruktur sebesar Rp 2.058 triliun. yds

You Might Also Like

Satpol PP Razia Tempat Kos, Pasangan ABG Diamankan
Basarnas Semarang Siagakan Tim SAR 24 Jam Selama Mudik Lebaran 2026
SIG dan Semen Gresik Gelar Temu Pelanggan Bersama Tukang Bangunan di Area Rembang
Perkuat Hubungan Bilateral, Presiden Prabowo Terima Kunjungan Utusan Khusus dari Mesir dan PEA
Polda Jateng Tangkap 3.579 Pelaku Selama Operasi Pekat Candi 2024, dari Kasus Narkoba sampai Perzinahan
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?