By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Tompi Terjun Jadi Sutradara
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Tompi Terjun Jadi Sutradara

Last updated: 3 Agustus 2019 14:10 14:10
Jatengdaily.com
Published: 3 Agustus 2019 14:10
Share
Tompi. Foto: by
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Setelah tujuh tahun belajar tentang audio visual dan photografi, penyanyi yang juga dokter, Tompi memberanikan diri terjun menjadi sutradara film layar lebar.

“Saya ingin menampilkan gagasan besar dalam film layar lebar. Kebetulan Desta membuka usaha di bidang rumah produksi dan sebagai project perdana dikasih ke saya,” ujar Tompi saat syukuran Film Perdana The Pretty Boys Pictures di salah satu cafe di Kemang Jakarta Selatan Jumat (2/8/2019)

Tompi menekuni bidang penyutradaraan karena ia memang menyukai bidang photografi dan videografi. “Sejak SMP saya belajar teater, jadi minimal memahami seputar akting dan bloking. Dan saya penggila film, kalau sudah nonton film saya sampai puluhan kali. Dan kalau saya nonton, saya pelajari betul seluruh aspek film. Misalnya nonton pertama saya pelajari soal musik, nonton kedua soal waredrobe dan seterusnya. Dengan menonton berkali-kali cara saya belajar menjadi sutradara,” kata dokter bedah kecantikan ini.

Karena Tompi sering mengkritisi film karya sutradara lain, maka ketika menyutradarai film yang bakal beredar 19 September 2019, dia tak canggung.

“Di film ini ada semacam pembuktian, soal detail pembuatan film yang benar. Karena saya sering melihat banyak kekeliruan di film. Misal kostum satpam, masa satpam udah tahunan kerja, bajunya kelihatan baru. Ini kan aneh,” tandas Tompi. by-she

You Might Also Like

Menghormati Orang Tua Masuk Kurikulum Perkuliahan
178 Mahasiswa asing bertukar budaya di FBSB Unissula
Hari Pertama PPKM, Ganjar Susuri Kota Semarang Ingatkan Warga Pakai Masker
Target Tiga Minggu: Wali Kota Semarang Kejar Perwal BOP RT Rp25 Juta, Manfaat Nyata Telah Dirasakan Warga
Kemacetan di Merak Jadi Bahan Evaluasi Layanan Arus Mudik
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?