PEMALANG (Jatengdaily.com) – Sampah plastik menjadi polemik di masyarakat kita, namun di tangan salah satu warga Desa Clekatakan, Kecamatan, Pulosari, Kabupaten Pemalang, sampah plastik terutama tas kresek bisa disulap menjadi karya yang indah dan mempunyai nilai jual.
“Awalnya dari iseng dan prihatin melihat banyaknya sampah dirumah, lantas mencobanya membuat sesuatu yang dipandang indah dan ternyata banyak yang menyukainya dan membelinya, ” kata Muthamimah.
Dia membuat beragam ukuran bunga beserta ranting yang menawan dari bahan baku sampah plastik. Dengan menggunakan alat seadanya seperti gunting, kawat, dan benang serta lem sampah plastik yang baru diambil dari tong sampah kemudian dia cuci bersih dan dikeringkan. Kemudian digunting serta dibentuk sedemikian rupa hingga berbentuk bunga dengan beraneka warna yang indah dipandang. Untuk pengerjaanya ukuran kecil bisa diselesaikan dalam waktu sehari sedangkan ukuran besar membutuhkan waktu tiga hari lamanya.
Sementara ini hasil karyanya dijual di seputaran Pemalang dan sekitarnya dengan mematok harga dari yang termurah Rp 15 ribu hingga yang termahal Rp 300 ribu rupiah.
Diharapkan nantinya karya Muthaminah ini bisa memberikan solusi tentang bagaimana cara menangani sampah plastik yang kini seolah dominan dibandingkan dengan sampah lainya.
Juga memberikan edukatif bagi para ibu rumah tangga lainya seandainya untuk berkarya dan membantu perekonomian keluarga. wing-she


