10.000 Bibit Pohon Mangrove Ditaman Untuk Sabuk Hijau Penahan Ombak

2 Min Read
Polres Pemalang menanam 10.000 bibit mangrove untuk sabuk hijau. Foto: wing

PEMALANG (Jatengdaily.com) -Menjadi sabuk hijau penahan ombak, diharapkan penanaman 10.000 bibit mangrove dapat memberikan manfaat sebagai penahan laju abrasi di sepanjang pantai kawasan Ulujami, Pemalang yang hampir terjadi setiap tahun.

Hal tersebut diungkapkan Dirpolairud Polda Jateng Kombes Pol Risnanto, SIK.,M.Si. di sela-sela kegiatan penanaman pohon magrove bersama Bupati Pemalang Dr. H. Junaedi, SH., MM. Kapolres Pemalang AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho, SIK., M.Si. dan Forkopimda Kabupaten Pemalang di pantai Kaliprau, Ulujami, Pemalang, Jumat (3/07/2020).

Sebelumnya, Jumat (6/3/2020) telah dilakukan penanaman bibit pohon cemara laut di lokasi yang sama, namun saat ini sebagian besar tanaman tersebut telah tersapu oleh ombak akibat cuaca ekstrem.

“Secara fisik kita melihat, penanaman bibit pohon cemara laut dilakukan di titik yang tidak tersentuh oleh air, namun ternyata air pasang dan menghanyutkan tanaman yang sebelumnya pernah ditanam,” kata Dirpolairud.

Oleh karena itu, Dirpolairud mengatakan, Polda Jateng memiliki program prioritas untuk melaksanakan penanaman 10.000 bibit mangrove di sepanjang pantai utara secara berkelanjutan.
“Tidak hanya satu titik, penanaman 10.000 bibit mangrove dilaksanakan mulai dari pantai Rembang sampai Brebes, juga di pantai selatan hingga Purworejo,” katanya.

Bupati Pemalang Dr. H. Junaedi, SH., MM. mengungkapkan, sepanjang pantai utara Kabupaten Pemalang mengalami abrasi cukup parah.
“Sesuai kebijakan dari pemerintah pusat, pemerintah daerah juga telah berupaya untuk melaksanakan penanaman mangrove setiap tahunnya,” kata Bupati.

“Tentunya kami berterima kasih atas inisiasi dan partisipasi Polres Pemalang beserta jajarannya yang telah menggerakan seluruh komponen masyarakat dalam penanaman pohon secara kontinyu di sepanjang pantai Kabupaten Pemalang,” imbuhnya.

Usai penanaman pohon, Kapolres Pemalang AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho, SIK., M.Si. berpesan, agar bibit mangrove yang telah ditanam untuk dirawat secara bersama-sama oleh seluruh elemen pemerintah dan komponen masyarakat desa Kaliprau, Ulujami.

“Abrasi yang terjadi setiap tahun menjadi keprihatinan bersama, sehingga diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungannya menjadi benteng yang kokoh dalam mencegah kerusakan lingkungan,” harap AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho. wing-she

0
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Privacy Preferences
When you visit our website, it may store information through your browser from specific services, usually in form of cookies. Here you can change your privacy preferences. Please note that blocking some types of cookies may impact your experience on our website and the services we offer.