By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Cetak Tenaga Terampil, Amatil Indonesia dan 3 SMK Teken MoU
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Cetak Tenaga Terampil, Amatil Indonesia dan 3 SMK Teken MoU

Last updated: 22 Maret 2020 19:58 19:58
Jatengdaily.com
Published: 22 Maret 2020 19:56
Share
Dinas Pendidikan Provinsi Jateng dan tiga SMK di Jateng melakukan kerja sama dengan Coca Cola Amatil Indonesia. Foto:dok
SHARE

BAWEN (Jatengdaily.com) – Data BPS bulan Agustus 2019, tingkat pengangguran terbuka (TPT) didominasi lulusan SMK. Hal ini disayangkan, karena SMK didesain untuk menciptakan lulusan yang siap masuk dunia kerja dengan kemampuan teknis yang mereka miliki. Salah satu penyebabnya adalah keahlian yang dimiliki oleh lulusan SMK belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan industri.

Guna mengatasi masalah tersebut, Kementerian Perindustrian bertekad mendorong terciptanya tenaga kerja Indonesia yang terampil sesuai kebutuhan dunia usaha melalui pendidikan dan pelatihan vokasi. Untuk itu, diterbitkan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 3 tahun 2017 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengembangan Sekolah Menengah Kejuruan Berbasis Kompetensi yang Link and Match dengan Industri.

Secara sederhana, Link & Match merupakan konsep untuk menyelaraskan antara dunia pendidikan dengan kebutuhan dunia usaha. Khususnya berhubungan dengan kesiapan lulusan sekolah vokasi dengan kebutuhan industri. Untuk meningkatkan penyerapan tenaga siap kerja dari sekolah vokasi, diperlukan penyelarasan antara sekolah vokasi dengan kebutuhan dari dunia usaha.

Seperti yang telah dilakukan oleh SMKN Jateng baru – baru ini, yaitu dengan melakukan penandatanganan MoU program link & Match dari Kemenperin, dengan Coca – Cola Amatil Indonesia Jawa Tengah, sebagai salah satu warga usaha. Kerja sama yang juga melibatkan 3 sekolah vokasi lain yaitu; SMKN 4 Semarang, SMKN 7 Semarang, dan SMKN 2 Kendal ini disaksikan oleh Jumeri, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan keahlian tambahan di luar kurikulum sekolah, agar dapat menghasilkan generasi muda yang matang dan siap kerja”, ujar Sriyono, Kepala SMKN Jateng di Semarang, belum lama ini.

Rangkaian program ini diawali dengan pelatihan Job Readiness yang diberikan kepada guru produktif dan siswa yang akan melakukan magang / PKL. Bertempat di SMKN Jateng Semarang. Pelatihan ini bertujuan agar siswa dapat memperoleh keahlian tambahan seperti komunikasi yang efektif, manajemen waktu, hingga keahlian presentasi, sehingga para siswa dapat lebih matang dalam menghadapi persaingan di dunia kerja setelah mereka lulus.

“Materi – materi yang diberikan selama pelatihan ini sangat berguna bagi kami guru SMK, karena sifatnya yang praktis, umum, dan tidak terbatas untuk jurusan atau kompetensi tertentu sehingga bermanfaat bagi siswa kami yang bekerja tidak sesuai jurusan yang dipelajari saat sekolah” kata Komariyanto, guru SMKN 7 Semarang di sela-sela kegiatan tersebut.

Selanjutnya dalam program magang / PKL, siswa juga mendapatkan materi dan pendampingan sesuai dengan kompetensi atau kerja praktek yang dilaksanakan. Program yang berjalan selama 3 – 6 bulan ini diharapkan ke depannya dapat menghasilkan calon tenaga kerja yang dibutuhkan oleh mitra kerja.

“Saya banyak mendapatkan pengetahuan baru yang belum pernah didapat dari sekolah”, ujar Burhan, salah satu siswa SMKN Jateng yang mulai melaksanakan program PKL di awal Maret ini. st

You Might Also Like

Pemerintah Tetapkan Idhul Adha 6 Juni 2025
Kasus Corona di Kabupaten Tegal Bertambah Empat, Satu Diantaranya Meninggal Dunia
Presiden Perintahkan Kasus Mutilasi di Mimika Papua Diusut Tuntas
Banjir di Grobogan, Jalur Kereta Api Semarang – Surabaya Tidak Bisa Dilewati
Gempa Magnitudo 3.4 Guncang Wilayah Bantul DIY Tadi Pagi
TAGGED:Amatil IndonesiaSMK 4 SemarangSMK JatengSMKN2 KendalTenaga terampil
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?