By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: 2020 Kota Semarang Bebas dari Kabel Listrik
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

2020 Kota Semarang Bebas dari Kabel Listrik

Last updated: 16 Januari 2020 16:15 16:15
Jatengdaily.com
Published: 16 Januari 2020 16:15
Share
Ilustrasi penyambungan listrik. Foto: jdc
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berencana akan mengubah kawasan Kota Semarang bebas kabel pada tahun 2020.

“Sebagian besar sudah selesai pada tahap dumping. Tahun ini sudah masuk tahap kedua revitalisasi dan akan selesai enam bulan ke depan. Sehingga, jaringan kabel bawah tanah sudah selesai. Agustus 2020 atau September 2020 nanti Kawasan Kota Lama bebas kabel listrik,” ujar Plh Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, di kantor PLN Jalan Pemuda Semarang, Kamis (16/1/2020).

Adapun untuk pekerjaan dimulai dari jalan kawasan Empu Tantular, Merak, Bubaan. Hal ini sesuai arahan Walikota Semarang, kawasan bebas kabel juga akan dikembangkan di Kawasan Segitiga Emas yakni di Jalan Pemuda, Pandanaran, Simpanglima dan Gajahmada.

“Untuk mempercepat progam ini, kami juga akan melakukan kerjasama dengan BUMD dan pihak ketiga dan semua stakeholder mulai PLN, PDAM, Telkom dan lainnya,” ujarnya.

Selain mempercantik kota dari pandangan, juga menghindari kerusakan akibat cuaca buruk seperti angin kencang, hujan lebat, petir dan lainnya.

Terakhir, selain kendaraan listrik seperti mobil dan motor Pemkot juga melakukan kajian bersama untuk menghadirkan trem (kereta yang memiliki rel khusus di dalam kota) berbasis listrik dan sudah direncanakan. Mulai dari Jalan Pengapon, Agus Salim, Pemuda, Imam Bonjol, Kota Lama dan kembali ke Pengapon.

“Progam ini sedang kami bicarakan dengan pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI),” jelasnya. Ody-she

You Might Also Like

Pemkot Semarang Beri Prioritas Guru Non-ASN menjadi PPPK
Ganjar Resmikan Jembatan yang Menghubungkan Kabupaten Pemalang dengan Pekalongan
Beredar Minyak Goreng Kemasan Tanpa Ijin Edar dan BPOM, Ibu-ibu Diminta Waspada
Buntut Keluhan Masyarakat Pertalite Boros, Pemerintah Lakukan Uji Mutu BBM
Dialog Kebangsaan di USM, Prof Sudharto Sebut Kampus Harus jadi Pusat Pemikiran
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?