By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: 297 Bencana Selama Januari 2020, Terbanyak Banjir
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

297 Bencana Selama Januari 2020, Terbanyak Banjir

Jatengdaily.com
Published: 1 Februari 2020 17:38
Share
Ilustrasi. Fenomena La Nina berpotensi bencana banjir. Foto: wing
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Awal tahun 2020, terhitung dari tanggal 1 sampai 30 Januari, tercatat terjadi 297 kejadian bencana mengakibatkan 93 orang meninggal dan hilang.

“Sampai saat ini sudah ada 297 kejadian bencana, 14 kebakaran hutan dan lahan, 111 banjir, 60 tanah longsor, 2 gelombang pasang dan puting beliung 110” ucap Agus Wibowo, Kapusdatinkom BNPB, dilansir dari BNPB.go.id Sabtu (1/2/2020).

Disebutkan, Provinsi Jawa Barat merupakan daerah dengan korban jiwa paling banyak selama periode Januari 2020 yaitu 28 jiwa, diikuti Banten dan DKI Jakarta. Senbesar 92 % korban jiwa akibat Kejadian banjir, dan kejadian banjir Jabodetabek merupakan kejadian yang paling banyak menimbulkan korban jiwa yaitu 62 orang.

Dikatakan, bencana hidrometeorologi mendominasi kejadian bencana di awal tahun 2020. Beberapa wilayah di Indonesia dilanda banjir dan tanah longsor yang cukup parah, di antaranya Banjir di Jabodetabek, Banjir dan Tanah Longsor di Sukajaya Kabupaten Bogor, Banjir dan Tanah Longsor di Lebak-Banten, Banjir di Kabupaten Bandung.

Jika dibandingkan dengan tahun 2019 lalu, kejadian bencana tahun ini lebih sedikit di tahun 2019 sejumlah 434 kejadian, dan 105 orang meninggal. 15 gempa merusak terjadi di tahun 2019, empat di antaranya yang dipicu aktivitas subduksi. yds

You Might Also Like

Rel Layang Simpang Joglo Solo Diharapkan Rampung 2023
Baznas Pusat Distribusikan Dana Rp 722,4 Miliar Bantu Terdampak Covid-19
Percepat Pemberdayaan Masyarakat, Tri Perluas Jaringan di Jateng dan DIY
PPKM Luar Jawa-Bali Dilanjutkan Dua Pekan, Mulai Hari Ini
Pengembangan IT Jadi Tolok Ukur Kualitas Pelayanan Publik
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?