By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: 30 Kapal dan 900 Nelayan Pantura Berangkat ke Natuna
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

30 Kapal dan 900 Nelayan Pantura Berangkat ke Natuna

Last updated: 5 Maret 2020 15:08 15:08
Jatengdaily.com
Published: 5 Maret 2020 15:08
Share
Nelayan pantura bertolak ke Natuna dilepas Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara Kemenkopolhukam RI Mayjend TNI Rudiyanto dan Wali Kota Tegal Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara Kemenkopolhukam RI Mayjend TNI Rudiyanto. Foto: wing
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) -Pantai Utara Jawa (Pantura), utamanya Kota Tegal untuk bisa berlayar ke pulau Natuna Utara akhirnya terwujud, Rabu (4/3/2020) kemarin, Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara Kemenkopolhukam RI Mayjend TNI Rudiyanto memberangkatkan 30 kapal dari Pelabuhan Jongor Tegalsari, Kota Tegal.

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengatakan pihaknya mengapresiasi dukungan jajaran terkait. Sehingga 30 kapal nelayan akhirnya bisa berangkat ke pulau Natuna Utara.

“Kami berharap seluruh perlengkapan kapal harus sudah dipersiapkan dengan baik. Dengan jumlah kapal yang cukup banyak harus ada koordinasi yang baik. Sebab, akan membawa ABK yang akan ikut. Jika per kapal ada 30 ABK maka total ada 900 nelayan yang akan berangkat kesana,” katanya.

Menurut Dedy Yon, lantaran waktu yang dibutuhkan di Natuna sekitar 2 bulan, kondisi fisik harus sehat. Dia berpesan agar menjaga hubungan dengan nelayan yang berada di Natuna dan tetap menjaga kondusifitas sehingga tidak ada gesekan antar nelayan.

Deputi IV Bidang Koordinasi Pertahanan Negara Kemenkopolhukam RI Mayjend TNI Rudiyanto mengatakan wilayah Indonesia memiliki 11 daerah tangkapan ikan salah satunya zona 711 di Natuna. Pemberangkatan nelayan ke Natuna merupakan proyek percontohan.

“Sehingga jika nanti sukses maka akan diberangkatkan nelayan lainnya. Kalau ini sukses berarti memberikan kesempatan kepada nelayan lainnya,” ujarnya.

Menurut Rudiyanto, pihaknya sudah berkomunikasi dengan satuan pengamanan, pemerintah daerah. Walaupun kemarin ada penolakan, namun itu hanya sebagian kecil.

“Kami yakin 90 persen nelayan sudah mau menerima. Kami berharap nantinya nelayan dari sini bisa berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di sana,” tegasnya. wing-she

You Might Also Like

Meriahkan HUT RI, KAI Gandeng Anne Avantie Gelar Peragaan Busana
Agar Banjir di Bandara Ahmad Yani dan Stasiun Tawang Tak Terulang, Menhub: Perlu Dibangun Dam
Gibran Buka Posko dan Kanal Aduan ‘Lapor Mas Wapres’, Diapresiasi Positif Banyak Warga
Menkes Paparkan Empat Upaya Pemerintah Tangani Lonjakan Kasus COVID-19 di Kudus
Lepas Kontingen PMR Jateng ke Jumbara Nasional IX, Ganjar Pesan Berbagilah Pengalaman yang Baik
TAGGED:Mayjen Rudiyantonelayan panturanelayan pantura ke natunaWalikota tegal
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?