DEMAK (Jatengdaily.com) – Sebanyak 42 kepala OPD dan 500 karyawan BUMD Kabupaten Demak di-rapid test, Kamis (18/6/2020). Selain untuk memenuhi target 10.000 rapid test masiv oleh Gugus Tugas, cek kesehatan mandiri karyawan BUMD yang digelar di Pendapa Satya Bhakti Praja itu selaras instruksi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo terkait percepatan penanganan covid-19 di Kota Wali.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Demak dr H Singgih Setyono menjelaskan, rapid test massal yang diikuti karyawan BUMD juga 42 kepala OPD merupakan rapid test mandiri.
“Atas biaya sendiri BUMD melakukan rapid test mandiri untuk melindungi ratusan karyawan juga jajaran direksinya. Sebab banyak di antaranya bertugas pada bidang pelayanan masyarakat,” ujar Sekda Demak itu.
Kegiatan tersebut praktis mendapatkan dukungan pemda. Karena rapid test massal itu berarti sejalan program Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Demak yang mentargetkan tapit test masif sebanyak 10.000 spesimen, yang kini baru terlaksana 4.500an lebih.
“Rapid test masif ini selaras dengan arahan Gubernur Ganjar Pranowo, terkait masuknya Demak sebagai daerah zona merah covid-19. Yakni memperbanyak rapid test, agar ketika diketahui hasilnya bisa segera dilakukan penanganan sekaligus menekan penyebarannya,” kata dr Singgih Setyono.
Selain perbanyak rapid test, gugus tugas juga tengah menyusun regulasi terkait pembatasan kegiatan masyarakat (PKM). Sehingga dapat menjadi dasar hukum melakukan pengaturan dan penataan tempat publik seperti pasar, pembatasan jam malam, pembatalan kerumunan dan lainnya.
Seperti diketahui, pascaLebaran grafik penambahan pasien covid-19 di kabupaten berpenduduk 1.158.772 jiwa itu cukup signifikan. Menurut dr Singgih Setyono hal itu terjadi karena adanya tracing yang ketat, dengan masifnya rapid tes dan PCR.
Per 17 Juni 2020, berdasar data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Demak jumlah pasien covid-19 di Kabupaten Demak 189 orang. Sembuh sebanyak 38 orang, meninggal dunia 39 orang, dan 112 sisanya sedang dalam perawatan. rie-she


