in

Apindo & Serikat Pekerja Kabupaten Pemalang Tak Ikut Unjuk Rasa dan Mogok Makan

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan serikat pekerja/buruh se-Kabupaten Pemalang menyatakan sikap bersama untuk menolak aksi unjuk rasa maupun mogok kerja nasional melalui deklarasi. Foto: wing

PEMALANG (Jatengdaily.com)–  Menyikapi adanya rencana mogok makan oleh Federasi Serikat Pekerja sebagai bentuk penolakan omnimbus law RUU Cipta kerja, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan serikat pekerja/buruh se-Kabupaten Pemalang justru menyatakan sikap bersama untuk menolak aksi unjuk rasa maupun mogok kerja nasional melalui deklarasi.

Deklarasi sebagai wujud komitmen untuk menjaga kondusifitas perusahaan, dengan tidak melakukan mogok kerja dan tetap mematuhi protokol kesehatan diucapkan oleh 20 orang perwakilan Apindo dan serikat pekerja/buruh se-Kabupaten Pemalang di sebuah rumah makan.

Dengan serentak, perwakilan Apindo dan serikat pekerja/buruh mengucapkan 5 poin deklarasi, yaitu bersama-sama menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Pemalang tetap kondusif, tetap menjalin sinergitas dan kebersamaan dengan elemen Pemerintah agar tercipta situasi Kamtibmas yang nyaman.

Tidak melakukan aksi unjuk rasa dan mogok kerja selama masa penanganan pandemi Covid-19 oleh Pemerintah, tetap melakukan aktivitas pekerjaan seperti biasa dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, dan akan selalu meningkatkan kewaspadaan diri dengan berperilaku hidup bersih dan sehat (memakai masker,menjaga jarak,mencuci tangan) di berbagai tempat, serta menghindari kerumunan/keramaian.

Ditemui usai deklarasi, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Pemalang Edi Sisworo mengatakan, penolakan aksi unjuk rasa dan mogok kerja merupakan komitmen Apindo dan serikat pekerja se-Kabupaten Pemalang sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah dalam mencegah kerumunan di tengah pandemi covid-19.

“Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, perusahaan akan tetap beroperasi normal pada tanggal 6 sampai dengan 8 Oktober 2020,” kata Edi.

Salah satu perusahaan di Kabupaten Pemalang, PT. Daiwabo Pemalang juga menegaskan sikapnya melalui deklarasi untuk bersama-sama menolak aksi unjuk rasa dan mogok nasional pada tanggal 6 sampai dengan 8 Oktober 2020.

Diikuti oleh 25 orang perwakilan manajemen dan karyawan, deklarasi tersebut dilaksanakan di halaman depan PT. Daiwabo Pemalang.

Office Manager PT. Daiwabo Pemalang Rizki Nuansa Hadyan mengatakan, pihaknya juga siap berpartisipasi dalam menjaga kondusifitas Kabupaten Pemalang.

“Setiap informasi terkait gangguan kamtibmas di lingkungan PT. Daiwabo Pemalang, akan kami informasikan kepada pihak berwajib segera mungkin,” katanya.

Terkait adanya deklarasi tersebut, Kapolres Pemalang AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho menyampaikan ucapan terima kasih kepada Apindo, serikat pekerja/buruh se-Kabupaten Pemalang, manajemen dan karyawan PT. Daiwabo Pemalang.

“Di tengah pandemi covid-19, kami mengucapkan terima kasih karena perusahaan telah menerapkan protokol kesehatan dengan baik,” ucap Kapolres.

“Kami harapkan, seluruh perusahaan di Kabupaten Pemalang juga melaksanakan deklarasi yang sama,” imbuh Kapolres. Wing-she

Written by Jatengdaily.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

FK Unissula Sumpah 148 Dokter Baru

Atasi Covid-19, Presiden Minta Para Menteri Cari Program yang Tepat Sasaran