SEMARANG (Jatengdaily.com)- Agar manusia bisa hidup berkelanjutan, salah satunya adalah dengan pendidikan. Sebab lewat pendidikan individu dapat belajar. Di satu sisi, pendidikan adalah jantung dari pembangunan berkelanjutan.
Di era globalisasi saat ini, perubahan di semua lini tak terbendung. Mulai norma-norma sosial, ekonomi dan politik. Oleh karenanya, pembelajaran seumur hidup dapat menjadi sumber penting dalam mendukung individu dan masyarakat untuk mencapai kemajuan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pun selanjutnya memerintahkan negara-negara anggotanya untuk memastikan pendidikan berkualitas yang inklusif, adil, dan mempromosikan kesempatan belajar seumur hidup untuk semua.
Dibutuhkan keterampilan, nilai-nilai dan sikap tertentu dari masing-masing individu untuk memenuhi tantangan kehidupan sehari-hari dan untuk berkontribusi pada penciptaan masyarakat yang berkelanjutan.
Bertolak dari itu pula, Asian Development Bank (ADB) menggandeng Universitas Diponegoro (Undip) Semarang akan menggelar Undip ADB International Webinar Series 2020, dengan tema Future Education, Sustainable Cities and Sustainable Development Goals (SDGs), pada Selasa (14/7/2020), besok, dengan menghadirkan sejumlah narasumber.
Mereka adalah Chief of Education Sector ADB Dr Brajesh Panth, Center of Urban and Regional Resillence (CURE) Dr Wiwandarai Handayani, Country Director for Bhutan ADB Dr Kanokpand Lao Araya, dari University of Hawaii USA Dr Ashok DAS, Vice President ADB Dr Bambang Susantono, dengan moderator dari Undip Prof Imam Buchori. Acara akan dibuka oleh Rektor Undip Prof Dr Yos Johan Utama.
Para pembicara di sini akan mengupas tentang hal tersebut. Juga terkait dengan SDGs sendiri yang mengakomodasi masalah-masalah pembangunan secara lebih komprehensif baik kualitatif maupun kuantitatif menargetkan penyelesaian tuntas terhadap setiap tujuan dan sasaranya. she


