By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Banjir dan Longsor di Pangandaran, 2 Orang Meninggal
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Banjir dan Longsor di Pangandaran, 2 Orang Meninggal

Last updated: 27 Oktober 2020 17:29 17:29
Jatengdaily.com
Published: 27 Oktober 2020 17:29
Share
Banjir di Pangandaran yang mengakibatkan dua orang meninggal, dan 111 rumah terendam. Foto: dok.bnpb
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com) – Bencana banjir dan longsor merenggut dua korban jiwa di Pangandaran, Jawa Barat, Selasa (27/10). Selain itu, sebanyak 111 KK/311 jiwa juga terdampak bencana yang dipicu oleh intensitas hujan tinggi dan struktur tanah yang labil tersebut.

Dr Raditya Jati, Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB menyebutkan, menurut pendataan sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran, sedikitnya 111 rumah yang berada di enam desa dan empat kecamatan terendam banjir.

“Adapun rincian desa yang terdampak meliputi Desa Pasirgeulis dan Desa Karangmulya di Kecamatan Padaherang, Desa Jadikarya di Kecamatan Langkaplancar, Desa Cikalong di Kecamatan Sidamulih dan Desa Bojong di Kecamatan Parigi,” ungkapnya.

Hingga siaran pers ini diturunkan, pihak BPBD Kabupaten Pangandaran dan instansi terkait melakukan koordinasi dan assesment ke lokasi kejadian serta distribusi logistik.

Selain itu, tim gabungan yang dihimpun BPBD Kabupaten Pangandaran bersama masyarakat melakukan evakuasi korban yang tertimbun tertimbun longsoran.

Sementara itu, menurut prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah Provinsi Jawa Barat masih berpotensi terjadi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang hingga Rabu (28/10).

Selain wilayah Jawa Barat, provinsi lain yang juga memiliki potensi prakiraan cuaca serupa adalah Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Papua Barat dan Papua.

Melihat dari hasil prakiraan cuaca tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta agar pemangku kebijakan dan masyarakat di daerah dapat melakukan upaya mitigasi bencana dan segera mengambil tindakan yang dianggap perlu dalam kaitan pengurangan risiko bencana. yds

You Might Also Like

Pembangunan Jembatan Kaca Tinjomoyo Gagal, DPRD Sudah Sering Warning Dinas agar Pilih Kontraktor Berkualitas
Deal, M Ridwan Gabung PSIS
Mumpung Masih Gratis Ayo Vaksin Covid-19 Sekarang, Tahun 2024 Bayar
Panglima TNI Tinjau Vaksinasi di KBN Cakung
Angkat Potensi Wisata, Ratusan Offroader Jajal Adventure Explore Rembang
TAGGED:banjir dan longsorbnpbpangandaran
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?