CILACAP (Jatengdaily.com) – Bencana banjir kembali melanda wilayah Cilacap. Sedikitnya tujuh kecamatan di Kabupaten Cilacap, dilanda terendam banjir akibat curah hujan tinggi.
Penanganan warga yang terdampak banjir terus dilakukan sejumlah pihak. BPBD Cilacap dalam akun twitternya memposting aktivitas pembagian logistik di wilayah terdampak banjir Kecamatan Bantarsari yang masih terus dilakukan Selasa (17/11/2020).
BPBD Cilacap dalam akun twitternya juga mengunggah gambar dari udara kondisi Desa Kamulyan, Kecamatan Bantarsari yang terdampak banjir akibat luapan sungai Cimeneng. Dalam visual tersebut terlihat genangan banjir di sejumlah titik desa.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap Heru Kurniawan mengatakan, pendataan sementara, bencana hidrometeorologi akibat hujan lebat yang terjadi pada Senin (16/11/2020) malam hingga Selasa dini hari terjadi di tujuh kecamatan, lima di antaranya dilanda banjir, sedangkan lainnya tanah longsor.
Banjir melanda Kecamatan Kroya, Sidareja, Bantarsari, Kedungreja, dan Wanareja, sedangkan tanah longsor di Kecamatan Karangpucung dan Cimanggu. Akibat banjir tersebut ratusan warga harus mengungsi.
Seperti diketahui akhir bulan Oktober lalu banjir juga melanda Cilacap dan sekitarnya. Akibatnya dalam bencana tersebut sebanyak 2.695 KK atau 7.949 jiwa terdampak. yds
0



