By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Banjir dan Longsor Kembali Landa Cilacap
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Banjir dan Longsor Kembali Landa Cilacap

Last updated: 17 November 2020 17:22 17:22
Jatengdaily.com
Published: 17 November 2020 17:22
Share
Ilustrasi Banjir menggenangi rumah penduduk. Foto: dok/twitter bpbd cilacap
SHARE

CILACAP (Jatengdaily.com) – Bencana banjir kembali melanda wilayah Cilacap. Sedikitnya tujuh kecamatan di Kabupaten Cilacap, dilanda terendam banjir akibat curah hujan tinggi.

Penanganan warga yang terdampak banjir terus dilakukan sejumlah pihak. BPBD Cilacap dalam akun twitternya memposting aktivitas pembagian logistik di wilayah terdampak banjir Kecamatan Bantarsari yang masih terus dilakukan Selasa (17/11/2020).

BPBD Cilacap dalam akun twitternya juga mengunggah gambar dari udara kondisi Desa Kamulyan, Kecamatan Bantarsari yang terdampak banjir akibat luapan sungai Cimeneng. Dalam visual tersebut terlihat genangan banjir di sejumlah titik desa.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap Heru Kurniawan mengatakan, pendataan sementara, bencana hidrometeorologi akibat hujan lebat yang terjadi pada Senin (16/11/2020) malam hingga Selasa dini hari terjadi di tujuh kecamatan, lima di antaranya dilanda banjir, sedangkan lainnya tanah longsor.

Banjir melanda Kecamatan Kroya, Sidareja, Bantarsari, Kedungreja, dan Wanareja, sedangkan tanah longsor di Kecamatan Karangpucung dan Cimanggu. Akibat banjir tersebut ratusan warga harus mengungsi.

Seperti diketahui akhir bulan Oktober lalu banjir juga melanda Cilacap dan sekitarnya. Akibatnya dalam bencana tersebut sebanyak 2.695 KK atau 7.949 jiwa terdampak. yds

You Might Also Like

Wali Kota akan Bantu Penuhi Kebutuhan Keluarga Korban Meninggal Akibat KDRT di Sendangguwo
Kontrak Shin Tae-yong Diperpanjang sampai 2027
Sambangi Lokasi Isolasi di Solo, Kasad Siap Sinergi Penanganan Covid-19
Pemudik yang Turun di Tanjung Emas Difasilitasi Bus Gratis
PNJ Kampus Demak Dorong Pantai Glagah wangi Jadi Green and Smart Village Berbasis Eduwisata Mangrove
TAGGED:banjir cilacapbencana hidrometerologijawa tengahtanah longsor cilacap
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?