By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Banjir Landa 8 Kecamatan di Grobogan, Seorang Warga Tewas
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Banjir Landa 8 Kecamatan di Grobogan, Seorang Warga Tewas

Last updated: 9 Januari 2020 19:41 19:41
Jatengdaily.com
Published: 9 Januari 2020 19:36
Share
Banjir di Kabupaten Grobogan. Foto: dok BNPB
SHARE

GROBOGAN (Jatengdaily.com) – Sebanyak delapan kecamatan di Kabupaten Grobogan terendam banjir sejak Rabu (8/1/2020) malam. Selain merendam ribuan rumah, banjir tersebut juga mengakibatkan seorang warga meninggal dunia.

Dikutip dari laman BNPB.go.id, Kamis (9/1/2020), seorang warga meninggal atas nama Hj. Florentina Siti Haryatmi karena terpeleset di dalam rumah akibat jebolnya Tanggul Kali Jajar di Karangrayung sekitar pukul 19.30 WIB.

Menurut laporan sementara Kepala Pelaksana (Kalaks) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan Endang Sulistyoningsih, banjir tersebut disebabkan air kiriman dari wilayah atas (selatan/hutan dan Boyolali) melalui Sungai Tuntang dan Sungai Jajar Baru setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur sejak pukul 13.30 hingga 18.15 WIB.

Disebutkan, delapan kecamatan yang tergenang banjir yakni Kecamatan Karangrayung, Gubug, Godong, Tanggungharjo, Tegowanu, Penawangan, Kedungjati dan Kecamatan Purwodadi.

Atas bencana banjir tersebut, Bupati Grobogan Sri Sumarni telah menetapkan Status Tanggap Darurat mulai hari Rabu, 8 Januari 2019 selama 7 hari ke depan.

Selain itu, Bupati juga meminta agar Dinas UPT bersama BPBD Grobogan, Pemerintah Kecamatan, Kepala Desa hingga unsur TNI/Polri bersama-sama membantu meringankan kesulitan yang dihadapi warga atas bencana alam tersebut.

“Semua harus bergerak dan bergotong royong,” kata Sri Sumarni saat meninjau langsung kondisi banjir di Desa Mojoagung pada Rabu (8/1/2020) malam.

Mulai hari ini, Kamis (9/1) dibuat dapur umum di Pendapa Kecamatan Gubug dan Balai Desa Mojoagung Kecamatan Karangrayung. Bantuan penanganan juga didapat dari Tim SAR BPBD Kab Demak dan Basarnas Pos Jepara. yds

You Might Also Like

Disipilin Jamaah Umrah Indonesia Dipuji oleh Pemerintah Arab Saudi
Situs Purbakala Semedo Dibuatkan Museum
Konflik Pengelolaan Sampah Selama Lima Tahun Diselesaikan Mbak Ita,Warga Royal Park Tembalang Bersyukur
HAORNAS 2025, Bupati Demak Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga Sebagai Gaya Hidup
Hendi Keluarkan Instruksi Terkait Nataru di Kota Semarang
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?