By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Bea Cukai Gulung Peredaran Ribuan Pisau Cukur Palsu Asal Tiongkok
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Bea Cukai Gulung Peredaran Ribuan Pisau Cukur Palsu Asal Tiongkok

Last updated: 27 Oktober 2020 05:50 05:50
Jatengdaily.com
Published: 27 Oktober 2020 05:50
Share
Ribuan pisau cukur palsu buatan Tiongkok yang masuk ke Jateng, digagalkan oleh Petugas Bea Cukai. Disayangkan, peredaran pisau cukur ini di pasaran sudah empatb tahun. Foto: adri
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Ribuan pisau cukur palsu buatan Tiongkok yang masuk ke Jateng, digagalkan oleh Petugas Bea Cukai yang masuk melalui angkutan laut di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. Produsen importir pisau cukur palsu ini akan dan telah memasarkannya di pasar tradisional Jawa Tengah hampir empat tahun.

“Ada 185 dos yang berisi 390 ribu tangkai pisau cukur dan 521.280 kepala pisau cukur yang telah disita petugas di lapangan. Perusahaan itu diduga sudah memalsukan merek atas produk Gillette. Sedangkan kerugian masih dalam penyelidikan,” kata Kepala Bea Cukai Tanjung Emas Semarang, Anton Martin dalam gelar perkara, Senin (26/10/2020).

Dari hasil penelusuran petugas, pisau cukur palsu kedapatan telah dijual di pasar tradisional selama empat tahun. Adapun produsen PT LBA saat ini terjerat kasus pemalsuan merek dan telah melanggar aturan hak atas kekayaan intelektual (HAKI).

“Kasus pelanggaran Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI) yang melibatkan perusahaan asing yang muncul pertama kali di Jawa Tengah,” jelasnya.

Pengungkapan bermula ketika petugas mengendus adanya pemalsuan merek dari aktivitas impor yang dilakukan PT LBA. Pada 7 Oktober 2020, PT LBA menerima produk pisau cukur yang dikirim dari Tiongkok. Petugas yang curiga langsung melakukan pengecekan.

“Kita cek terdapat pisau cukur impor yang diduga memalsukan merek Gillette. Kita koordinasi dengan PT Procter and Gamble Home Production Indonesia sebagai pemegang merek pisau cukur Gillette. Proses hukum tetap dilakukan dengan menerbitkan surat penindakan guna menyita pisau cukur yang dipalsukan,” tuturnya.

Sedangkan kasus pemalsuan merek tersebut telah dilimpahkan ke Pengadilan Niaga Kota Semarang. Proses hukumnya akan menunggu penyelidikan selesai dilakukan oleh tim Bea Cukai dan aparat kepolisian.

Menurut perwakilan dari PT Procter and Gamble Home Production Indonesia, Nararya Soeprapto mengaku pisau cukur palsu sudah beredar di sejumlah pasar tradisional, warung-warung kecil dan toko-toko yang tersebar di berbagai daerah. adri-she

You Might Also Like

Ribuan Warga Tana Toraja Sambut Ganjar di Bandara karena Cinta
PLN Tuntaskan Pemulihan Kelistrikan di  Sumut 100 Persen, Sumut Kembali Menyala
1 April, Sidang Isbat Awal Ramadan 1443 H Digelar Secara Hybrid
Gelar Kuliah Umum, FH Unissula Undang Pakar dari Mahkamah Konstitusi
Siapkan Persaingan Global, Lulusan Stimart AMNI Dibekali Kompetensi
TAGGED:bea cukaipisau cukur palsu asal tiongkok
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?