By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Bupati Umi Larang Mudik Warganya yang Merantau
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Bupati Umi Larang Mudik Warganya yang Merantau

Last updated: 29 Maret 2020 11:01 11:01
Jatengdaily.com
Published: 29 Maret 2020 11:01
Share
Bupati Tegal Umi Azizah. Foto: Jatengdaily.com/wing
SHARE

SLAWI (Jatengdaily.com)- Bupati Tegal Umi Azizah meminta seluruh masyarakat yang merantau di kota besar untuk tidak pulang ke kampung halaman saat Lebaran nanti. Mengingat saat ini di kabupaten dan kota se Indonesia sedang berjuang untuk memerangi penularan Covid-19.

Umi Azizah, mengatakan, untuk mengurangi potensi penularan virus corona di wilayah Kabupaten Tegal, perlu ada kerja sama dari semua pihak. Maka dirinya meminta agar warganya di perantauan menunda kepulangan sampai wabah Covid-19 ini bisa dikendalikan.

Hal itu akan sangat membantu paramedis yang saat ini sedang berjuang menyembuhkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sedang dirawat di rumah sakit. “Sejauh ini memang tidak ditemukan pasien terkonfirmasi positif terinfeksi Covid-19 di Kabupaten Tegal. Bahkan ada tren jumlah PDP sembuh yang terus meningkat,” katanya.

Pemkab Tegal, tambah Umi Azizah, berharap tidak ada satupun warganya yang tertular virus mematikan ini. Bertambahnya pasien sembuh ini patut disyukuri sekaligus didukung bersama agar potensi penularan virus antar manusia ini bisa ditekan.

Masyarakat diminta memotong mata rantai penyebarannya dengan mengkarantina diri bersama anggota keluarganya tinggal di rumah, tidak berpergian ke luar rumah jika memang tidak ada kepentingan yang mendesak.

“Pendekatan karantina diri merupakan pilihan sulit yang tidak bisa dihindari. Saya bisa merasakan jika ini tidak mudah, maju kena, mundur kena. Tapi opsi inilah yang paling rasional untuk mencegah penyebaran virus corona agar tidak berkembang menjadi pandemik,” tambahnya.

Melihat catatan sebelumnya, lanjut Umi Azizah, hampir seluruh PDP yang dirawat memiliki riwayat perjalanan dari daerah terjangkit, termasuk dari luar negeri. Sehingga dirinya pun meminta kerelaan warganya di perantauan untuk tidak mudik.

Karena keberhasilan usaha melawan corona terletak pada kesediaan warganya untuk berjuang, berperang menahan diri tidak keluar rumah dan tidak mudik atau pulang ke kampung halaman. Patuhi anjuran pemerintah dan bantu saudara-saudara di kampung halaman, para dokter, perawat, dan seluruh petugas di lini terdepan yang sedang berperang melawan virus, memeriksa kesehatan dan menyembuhkan pasien yang sakit dimana itu berisiko tinggi.

“Mereka juga punya keluarga, punya rasa lelah dan harapan agar ini semua cepat berlalu. Mari dibantu selamatkan mereka dengan tetap tinggal di rumah. wing-she

You Might Also Like

Polri Bongkar Jaringan Clandestine Laboratorium Narkoba Senilai Triliun Rupiah di Bali
Akademisi dan TNI Perkuat Wawasan Kebangsaan
Dihadiri Prof Mahfud MD, USM Resmikan Taman Pancasila
Mbak Ita Sebut Gebyar 10 Program Pokok PKK Jadi Simbol Keguyuban Warga
Indonesia Menyusuri Liku-Liku Sejarah di Tengah Tantangan Kontemporer
TAGGED:Bupati UmicoronaWarga Salwi Dilarang Mudik
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?