By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Bus Feeder Terlalu Gelap Jadi Sorotan Fraksi PKB
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Bus Feeder Terlalu Gelap Jadi Sorotan Fraksi PKB

Last updated: 16 Maret 2020 16:59 16:59
Jatengdaily.com
Published: 16 Maret 2020 16:35
Share
Suasana rapat Fraksi PKB DPRD Kota Semarang membahas isu aktual masyarakat. Foto: Ugl
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPRD Kota Semarang menyoroti kondisi bus Feeder Trans Semarang sepi penumpang dan kurang efektif melayani masyarakat.

Faktor yang membuat warga enggan menumpang adalah kaca bus gelap pekat. Kondisi itu membuat kaum wanita takut naik bus tersebut, mereka umumnya merasa kuatir menjadi korban kejahatan.

“Sebab apa yang terjadi di dalam bus, tidak terlihat dari luar. Selain itu, halte masih sedikit. Faktor berikutnya, belum merata masuk di kawasan pemukiman padat penduduk,” kata Ketua FPKB DPRD Kota Semarang M Sodri di kantornya, Senin (2/3/2020).

Dikatakan, kaca bus Feeder Trans Semarang dinilai terlalu gelap. Ibu-ibu pada takut naik karena kuatir menjadi korban kejahatan seksual maupun kejahatan material. “Itu pengaduan yang masuk ke kami,” tambah M Sodri.

Sodri menyampaikan, pihaknya telah memperhatikan persoalan bus Feeder Trans Semarang sejak dua bulan terakhir. Dijelaskannya, Fraksi PKB telah menugaskan empat orang angggota, dibantu staf dan tenaga ahli fraksi, melakukan pengamatan dan observasi di lapangan.

“Kami telah mengamati dan melakukan observasi atas layanan transportasi publik ini. Kami telah mendengar keluhan masyarkat. Kesimpulan kami, perlu perubahan kaca bus dan perlu perbaikan sarana untuk penumpang,” tegas Sodri bersama tiga orang rekan sefraksinya.

Anggota Fraksi PKB Komisi C (Bidang Perhubungan) H Gumilang Febriyansyah menambahkan, bus Feeder Trans Semarang juga belum betul-betul melayani masyarakat. Terbukti, masih banyak kawasan pemukiman yang tidak dilewati bus ini.

Dia contohkan, beberapa perumahan di kecamatan Ngaliyan, belum dimasuki bus ini. Padahal banyak yang memerlukan. Warga Perumahan Plamongan Indah di Pedurungan, juga tidak dilayani. Padahal dulu, sebelum ada Trans Semarang, warga Perumahan Plamongan Indah dilayani bus kota yang dikelola swasta, dan telah ada terminal bus di dalam kompleks perumahan tersebut.

“Bus Feeder belum efektif melayani. Kantong-kantong pemukiman warga belum dimasuki. Padahal dibutuhkan sekali,” tuturnya.

Febri melanjutkan, Pemerintah Kota Semarang juga perlu segera menambah jumlah halte bus feeder di lokasi yang sudah dilewati. Atau dalam satu komplek perumahan besar, perlu ada halte feeder di setiap pertigaan atau perempatan besar, atau di dekat pusat aktivitas warga.

“Pemerintah Kota Semarang harus segera membangun banyak halte di tempat-tempat potensial penumpang. misal di dekat perempatan, pertigaan, dekat sekolah, tempat ibadah atau pasar yang merupakan pusat aktivitas warga,” pungkas Febri. Ugl–st

You Might Also Like

Tingkatkan Layanan Kesehatan, Indonesia Perbanyak Dokter Spesialis
Balai Bahasa Jateng Gelar Bimtek Penulisan Cerpen bagi Santri
Pengguna Bus akan Dicek Covid dengan GeNose
Gelar Prosesi Dugder, Pemkot Semarang akan Tutup Jalan dan Rekayasa Lalu Lintas
Pilkades di Demak Ricuh; Warga Ditolak Daftar, Pendukung Geruduk Balai Desa
TAGGED:Bus Feeder belum optimalFeeder terlalu gelapFraksi PKB DPRD Kota Semaranghalte bus feeder perlu ditambah
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?