By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Cegah Klaster Tahun Baru, Kabupaten dan Kota Diminta Tingkatkan Koordinasi
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Cegah Klaster Tahun Baru, Kabupaten dan Kota Diminta Tingkatkan Koordinasi

Last updated: 31 Desember 2020 06:27 06:27
Jatengdaily.com
Published: 31 Desember 2020 06:27
Share
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen. Foto: humas
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin Maimoen, meminta pemerintah kabupaten dan kota untuk giat berkoordinasi dengan Pemprov Jateng, guna pengoptimalan program Jogo Tonggo dan operasi gabungan gabungan antara TNI, Polri, Satpol PP, dan masyarakat untuk terus menyosialisasikan pencegahan Covid-19.

“Kami menyampaikan terimakasih kepada semua pihak dan masyarakat yang ikut terlibat dalam pencegahan penularan Covid-19, termasuk para bupati dan wali kota yang semangat  berkeliling melakukan kampanye untuk mendisiplinkan penerapan protokol kesehatan,” ujarnya.

Wagub menjelaskan, hingga saat ini tidak ada kejadian menonjol terkait virus Corona di Jawa Tengah termasuk para pelaku perjalanan yang menuju Jawa Tengah. Baik di bandara, pelabuhan, terminal maupun stasiun kereta api tidak terjadi lonjakan penumpang.

“Pemerintah Jawa Tengah juga mengapresiasi beberapa kabupaten yang pada liburan Natal dan Tahun Baru 2021 telah menutup  tempat-tempat wisata, sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19. Diantaranya Rembang, Kudus, Jepara, Wonigiri, dan Pemalang,” katanya.

Dalam Kesempatan itu, ia mengimbau untuk merayakan malam tahun baru di rumah masing-masing dan memanfaatkan fasilitas teknologi yang mempermudah dalam hal berkomunikasi dan menikmati menu restoran favorit keluarga tanpa harus keluar rumah atau berkerumun di luar.

“Manfaatkan fasilitas teknologi, ingin menikmati menu di restoran favorit cukup dengan memesan melalui aplikasi online, makanan istimewa sudah bisa dinikmati bersama keluarga di rumah,” pintanya.

Menurutnya, kebijakan larangan kegiatan masyarakat merayakan malam tahun baru serta pembatasan warga masuk Jawa Tengah,  berdampak terhadap sejumlah sektor ekonomi. Antara lain berimbas pada para pelaku wisata serta tingkat hunian hotel yang merosot tajam. 

“Disini kita perlu menjelaskan kepada para pelaku wisata dan perhotelan, bahwa kerugian akibat minimnya pengunjung hotel maupun tempat wisata tidak seberat kerugian yang harus ditanggung untuk penanggulangan dan dampak panjang Covid-19,'” bebernya. she

You Might Also Like

Gubernur Cek Uji Coba Tatap Muka SMK Jateng
Indonesia Targetkan 82 Emas di ASEAN Para Games 2025
Griya Arkana Resmi Dibuka, Rumah Subsidi Bantu Anggota Polri dan Warga Punya Hunian Nyaman
ITB Semarang Kembali Bagikan Ribuan Masker ke Warga
Tes GeNose di Bandara Direncanakan Mulai 1 April
TAGGED:COVID-19
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?