By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Dewan di Demak Minta Penyaluran BPNT Dipercepat
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Dewan di Demak Minta Penyaluran BPNT Dipercepat

Last updated: 3 April 2020 17:08 17:08
Jatengdaily.com
Published: 3 April 2020 17:08
Share
Wakil Ketua DPRD Demak H Zayinul Fata saat turun ke desa-desa pesisir mendengarkan keluhan sekaligus serap aspirasi masyarakat terkait geliat ekonomi pascamerebaknya wabah covid 19. Foto: Jatengdaily.com/rie
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Wabah corona terindikasi mulai berimbas pada melemahnya perekonomian masyarakat. Menyusul keluhan pedagang kecil, petani, peternak dan nelayan yang kesulitan menjual hasil produksi di pasar, imbas kebijakan menjaga jarak dan imbauan berdiam di rumah (social distancing) untuk mencegah penyebaran covid 19.

Wakil Ketua DPRD Demak dari Fraksi PKB H Zayinul Fata mengungkapkan, fakta di lapangan geliat ekonomi masyarakat di bawah semakin memburuk. Bahkan kalau dibiarkan terus bisa menimbulkan konflik sosial yg berujung krisis ekonomi berkepanjangan.

Maka itu pemda dalam hal ini bupati diminta segera ambil kebijakan terhadap potensi lumpuhnya ekonomi sektor riil di akar rumput. Terlebih karena besaran dana dikucurkan pemerintah pusat sebesar Rp 110 triliun untuk penanganan dampak sosial ekonomi harus pula diteruskan oleh pemerintah daerah.

Salah satu nya adalah mempercepat penyaluran dana bantuan pangan non tunai (BPNT) yang di tangani Kementerian Sosial. Apalagi besaran BPNT tahun ini naik dari Rp 150 ribu menjadi Rp 200 ribu per bulan.

“Hal ini penting agar segera disalurkan, dalam rangka paket kebijakan stimulus ekonomi sektor riil di masyarakat, utamanya menghadapi keterpurukan ekonomi dampak wabah corona,” urai wakil rakyat Dapil Bonang dan Wedung itu, Jumat (3/4/2020).

Disisi lain, menurut Zayinul Fata, pemda juga bisa menggerakan sektor BUMDes sebagai bagian dari revitalisasi penguatan ekonomi masyarakat akibat covid-19. Antara lain dengan mendorong BUMDes untuk membeli hasil tangkapan para nelayan, hasil panen petani dan peternak.

Di sisi lain, disarankan pemda dalam hal ini OPD terkait penanganan tenaga kerja proaktif dalam penyerapan kartu prakeja. Karena saat ini kondisi masyarakat butuh penanganan serius dan cepat, sehingga badai krisis tidak melanda.

“Langkah cepat bupati dalam mengambil kebijakan penangan sosial ekonomi masyarakat akibat covid 19, bisa menjadi tolok ukur tingkat perhatian pemda pada persoalan sosial dan atau kemanusiaaan,” tutupnya. rie-yds

You Might Also Like

Tinjau Jalur Mudik, Kakorlantas Sebut Jalan Tol Jateng Ada Berlubang
Pemerintah Salurkan Insentif bagi Guru Non-ASN, Gubernur Jateng Sebut Guru Jadi Lebih Sejahtera
Peta Zonasi Patuh Protokol Kesehatan Meningkat
Pemerintah Datangkan Dokter Asing untuk Selamatkan 12 Ribu Bayi Berisiko Kelainan Jantung
Dorong Kemampuan Literasi Anak Bangsa untuk Kualitas SDM Nasional yang Lebih Baik
TAGGED:bpntdampak Coronadprd demak
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?