Dibaiat KH Dzikron Abdullah, Santri Life Skill Daarun Najaah Merasa Bersyukur

Mursyid KH.Dzikron Abdullah bersama Pengasuh Pondok Pesantren Life Skill Daarun Najaah Dr.KH.Ahmad Izzuddin, M.Ag sedang membaiat Thoriqoh Qodiriyah Wan Naqsyabandiyah santri Life Skill Daarun Najaah. Foto : dok Life Skill Daarun Najaah

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Pondok Pesantren Life Skill Daarun Najaah mengadakan pembaiatan Thoriqoh Qodiriyah Wan Naqsyabandiyah dan pemberikan ijazah manakib kepada para santri di Mushollatorium Attaqiy, Rabu (30/12/2020). Acara yang diselenggarakan secara offline ini dipandu oleh Mursyid KH Dzikron Abdullah dan diikuti sebanyak 175 santri dari 245 santri Life Skill Daarun Najaah yang berada di pondok dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Ketua Rois Jamiyyah Ahlit Thoriqoh Almu’tabaroh An Nahdliyyah Idaroh Wustho Jawa Tengah KH Dzikron Abdullah mengatakan, tujuan dari makrifat adalah menggapai ridhonya Allah. Faidah dari makrifat dapat menjauhkan diri dari maksiat, mejadikan hati tenang, dan cinta kepada Allah SWT. Maka untuk mencapai makrifat harus melalui thoriqoh atau jalan khusus.

“Syariat itu perahu (tampak), thoriqoh itu lautnya (jalannya), tujuannya untuk mencari makrifat, dan makrifat itu bagaikan mutiara yang sangat berharga” tutur Pengasuh Ponpes Addanuriyah Dua ini.

Sebagai pengurus Rois Tsalits Idaroh Aliyah Jatman Indonesia, dia mengatakan belum pernah membaiat secara berjamaah atau berkelompok (khilafah) di berbagai daerah Jawa Tengah. Sebelum pembaiatan kepada santriwan santriwai dilaksanakan terlebih dahulu membai’at DR KH Ahmad Izzuddin MAg., sebagai khalifah atau badal mursyid thoriqoh.

“Baru kali ini saya membaiat khilafah, yaitu Life Skill Daarun Najaah yang luar biasa, mugi-mugi barokah” tuturnya.

Pembaiatan Thoriqoh Qodiriyah Wan Naqsyabandiyah dan pemberian ijazah manakib ini berjalan dengan khidmat dan penuh antusias, begitu pun dengan Anis Ahilma salah satu santri yang mengikuti acara tersebut. Ia merasa bersyukur pesanten mengadakan kegiatan pembaiatan toriqoh dan pemberian ijazah.

“Dengan diadakannya kegiatan ini dapat meningkatkan nilai spiritualitas dan ibadah kita kepada Allah untuk mecapai ridho-Nya, agar menjadi orang yang sukses, sholeh, selamat” terangnya.

“Seperti yang pernah diterangkan Pak Kiai Izzudin ketika memberikan arahan kepada para santri, bahwa sanad keilmuan itu penting bagi santri dalam mendapatkan keberkahan. Suatu keberuntungan bisa mengikuti Pembaiatan thariqah Qodiriyah Wan Naqsyabandiyah ini, yang dibaiat langsung oleh Kiai besar seperti Al Mukarom KH Dzikron Abdullah” kata salah seorang santri Life Skill Daarun Najaah, Sekarwati.

Pengasuh Pondok Pesantren Life Skill Daarun Najaah Dr KH Ahmad Izzuddin, MAg mengatakan, KHDzikron Abdullah ini mendapatkan amanah langsung dari Habib Luthfi untuk memimpin thoriqoh di Jawa Tengah. “Saya sangat berharap betul baiat ini bisa nyambung, dan semoga kabul, mabrur dan diridhoi oleh Allah SWT” tuturnya. Penulis Shinta Mutiara, santri Life Skill Daarun Najaah –st

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here