By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Diluncurkan, Mesin Uji Swab 1.000 Sampel/Hari
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Diluncurkan, Mesin Uji Swab 1.000 Sampel/Hari

Last updated: 16 Juli 2020 19:18 19:18
Jatengdaily.com
Published: 16 Juli 2020 19:18
Share
Peluncuran mesin uji swab kapasitas 1.000 sampel/hari. Foto: dok.bnpb
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com) – Gugus Tugas Nasional meluncurkan mesin deteksi COVID-19 dengan nama COBAS 6800 Fully-automated Molecular System. Mesin ini mampu untuk menguji sampel swab dengan kapasitas 1.000 sampel per hari.

Mesin ini merupakan mesin kedua di Indonesia. Salah satu mesin telah ditempatkan di Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman. Mesin untuk mendeteksi virus SARS-CoV-2 ini menggunakan pendekatan molekuler atau nucleid acid amplification testing (NAAT).

Penambahan mesin _COBAS 6800 FMS yang berkapasitas maksimal seribu sampel per hari ini akan mendukung target pengujian sampel hingga 30 ribu sampel per hari.

Peluncuran mesin pendeteksi COVID-19 ini dilakukan oleh Menteri Riset dan Teknologi/ Badan Riset dan Nasional (Menristek/BRIN) Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro di LBM Eijkman di Jakarta, pada hari ini, Kamis (16/7). Ia berharap mesin ini dapat meningkatkan kapasitas uji sampel COVID-19 di Indonesia.

“Kami bangga Lembaga Eijkman melakukan terobosan hari ini menggunakan mesin Cobas 6800 System yang dapat menguji 1.000 sampel per hari sehingga meningkatkan kapsitas uji sampel Covid-19 di Indonesia,” ujar Bambang.

Sementara itu, Inspektur Utama BNPB Tetty Saragih menyampaikan bahwa pihaknya memberikan dukungan terhadap keberadaan dan pengadaan mesin deteksi ini.

“Kami sangat bangga dan apresiasi dengan penggunaan kata per 24 Jam, tegas, artinya sepanjang hari. Sesuai dengan pola kerja dalam penanggulangan bencana yang memang tujuannya adalah menyelamatkan nyawa manusia,” ujar Tetty yang mewakili Ketua Gugus Tugas Nasional Doni Monardo.

Semangat penanggulangan bencana di LBM Eijkman diharapkan berperan secara signifikan dalam upaya memutus mata rantai penularan COVID -19 yang dilakukan secara bersama-sama dengan ratusan laboratorium yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Kepala LBM Eijkman Amin Soebandrio menyebut pengoperasian Cobas 6800 System ini semuanya dilakukan secara otomatis dan tidak ada intervensi manusia.

“Tidak ada intervensi manusia ketika proses berjalan sehingga meningkatkan keamanan operator. Fully automatic, artinya terkendali, kualitasnya terjamin dan lebih cepat, itu kenapa itu bisa seribu tes per hari,” ujar Amin.

Turut hadir dalam peresmian mesin deteksi COVID-19 COBAS 6800 Fully Automated Molecular System adalah Sekretaris Utama BIN Komjen Pol Drs. Bambang Sunarwibowo, Presiden Komisaris PT. Tempo Scan Pacific Tbk. Handojo S. Muliadi dan Head of Sales PT. Roche, Emilani Nababan. yds

You Might Also Like

Masa Tanggap Darurat Bencana Merapi Kembali Diperpanjang
Kementerian PANRB Terbitkan Pedoman Pengadaan CASN Tahun 2021
Pengusaha Muda Butuh Beradaptasi Hadapi Era Digital
Berlangsung di Sumbawa, Indonesia Tuan Rumah MXGP 2022
Gagal Bawa Uang, Rampok Sekap Dua Satpam Disdikbud Boyolali
TAGGED:bnpbCOVID-19mesin uji swab
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?