By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Ditemukan 24 Makanan Kondisi Rusak yang Dijual
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Ditemukan 24 Makanan Kondisi Rusak yang Dijual

Last updated: 5 Mei 2020 20:35 20:35
Jatengdaily.com
Published: 5 Mei 2020 20:35
Share
BPOM Kota Semarang melakukan pantauan makanan yang dijual di bulan Ramadan termasuk takjil. Foto: adri
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) –Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Semarang temukan sejumlah 24 makanan kaleng dalam kondisi rusak. Temuan itu didapat saat petugas melakukan razia selama awal bulan Ramadan.

Kepala BPOM Kota Semarang I Gusti Ayu Adhi Aryapatni mengatakan temuan tersebut didapatkan saat petugasnya menyisir sejumlah tempat untuk mengecek berbagai kebutuhan pokok yang dijual selama Ramadan.

“Kita temukan 24 jenis makanan yang kita temukan ternyata kondisinya sudah kedaluwarsa. Ada juga yang kaleng makanannya penyok-penyok dan rusak,” kata Ayu, Selasa (5/5/2020).

Kedapatan barang kedaluwarsa, petugas langsung menegur pengelola retail yang masih menjual bahan-bahan makanan yang tidak layak dikonsumsi. Sebab, kondisi makanan yang dijual terbungkus alumunium foil dengan keadaan yang rusak berat.

“Kami suruh pengelola toko untuk memusnahkan bahan makanan yang tak layak dikonsumsi. indikasi kita mengarah pada kelalaian pengelola tokonya, kepada masyarakat agar selalu cek izin edar dan izin label makanannya. Pas kondisi ramadan seperti saat ini yang paling rawan yang ada di mal-mal besar,” terangnya.

Petugas BPOM juga menelisik makanan takjil yang beredar di pasar-pasar tradisional. Hasilnya dari 25 takjil yang diuji sampelnya, katanya semuanya aman dikonsumsi.

“Kepada para penjual takjil untuk tidak berbuat curang dengan menjual makanan yang mengandung zata berbahaya. Karena pihaknya saat ini akan menindak tegas para penjual dan para distributornya,” pungkasnya. adri-yds

You Might Also Like

Atasi Kerumunan di Masjid, Digagas Salat Jumat Dua Shift
Bawaslu Waspadai Pelanggaran Dana Kampanye lewat Bansos & CSR di Pilkada 2020
Harmoni dalam Langkah, 1.200 Peserta Ikuti Jalan Sehat Kerukunan di Kanwil Kemenag Jateng
Hanya Diikuti 1.000 Jemaah, Ibadah Haji 2020 Digelar Sangat Ketat
Ganjar Bawa Jateng Hattrick Penghargaan Provinsi Layak Anak
TAGGED:bpom semarangmakanan rusak
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?