SEMARANG (Jatengdaily.com) – Masyarakat dunia saat ini berada di tengah ketidakpastian. Kondisi ini juga berimbas pada dunia pendidikan. Oleh karenanya, lulusan perguruan tinggi (PT) harus ulet, cerdas, lincah, dan pandai menghadapi gejolak yang terjadi di semua lini.

Pasalnya, saat ini di era revolasi industri 4,0 juga terjadi adanya pancaroba di sejumlah lini, baik itu politik, ekonomi, sosial, perdagangan  dunia, dan semuanya. ”Apalagi di tengah pandemi Corona, seperti sekarang ini. Kita akan menghadapi apa yang dinamakan VUCA (Volatile, Uncertain, Complex, Ambiguous),” demikian dikatakan oleh Rektor  Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Prof Dr  Yos Johan Utama SH MHum, saat melepas para wisudawan, Selasa (16/6/2020).

Wisuda Undip kali ini berjalan lain dari pada biasanya. Di tengah pandemi Corona wisuda kali ini, berjalan melalui daring, sedikitnya 1.700 wisudawan, dilepas dalam rapat senat terbuka dalam acara upacara wisuda ke 158 tahun 2020.

Lebih lenjut menurutnya, saat ini kita akan menghadapi VUCA  – di mana masa yang penuh gejolak dan apa yang menggambarkan lingkungan yang menantang kepercayaan diri.

”Ini menggambarkan, masa-masa yang penuh dengan gejolak dan  ketidakpastian. Namun, kita harus siap menghadapinya dengan fleksibilitas. Gejolak politik, ekonomi, keamanan, baik skala nasional dan internaisional, tak bisa diselesaikan dengan cara  konvensional, namun harus dibutuhkan fleksibilitas di segala hal, segala dibuat luwes,” jelas Prof Yos, sapaan rektor.

Lebih lanjut menurutnya, semuanya serba mungkin, atau tidak ada sama sekali. Begitu juga universitas atau perguruan tinggi (PT) harus waspada menghadapi gejolak ini.

Termasuk, pemanfaatan dunia maya dalam perkuliahan, sebagai bentuk tuntutan jaman. Apalagi kondisi saat ini, pandemi Corona (COVID-19), mempercepat perubahan di semua bidang.

Langkah lain menghadapi VUCA, perguruan tinggi (PT) harus  membangun kompleksitas dan koneksi yang kuat. 

Lebih lanjut Prof Yos, juga memberi selamat dan pesan kepada para wisudawan untuk membawa nama baik alumni dimana pun berada, dan sellau bersyukur atas nikmat Allah.

Apalagi Undip, merupakan universitas tervaforit ke dua se-Indonesia, rangking tiga dengan alumni yang cepat bekerja, dan Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) dua terbaik se-Indonesia.

Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan  Prof Budi Setiyono SSos MPd Admin Phd memaparkan, berdasarkan keputusan rektor, dalam kesempatan ini diwisuda sebanyak 1.548 wisudawan Doktor, Magister, S1, Diploma, dan Spesialais.

Terdiri dari 365 lulusan Program Pascasarjana, 191 Profesi, 928 program Sarjana (S-1) dan 64 Diploma. Dari lulusan itu, terdapat 764 atau (49,4 persen) diantaranya tercatat sebagai lulusan dengan predikat Cumlaude. 

Upacara Wisuda berlangsung tiga hari, sampai Kamis (18/6/2020) dengan tujuh tahap. Sedangkan sampai saat ini Undip telah meluluskan sebanyak 220.275 orang.  Upacara senat ini,  dibuka oleh Ketua Senat Akademik, Prof Dr Ir Sunarso MS.  She

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here