By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Evakuasi WNI di Wuhan Pakai Batik Air karena Punyai Izin Penerbangan Reguler
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Evakuasi WNI di Wuhan Pakai Batik Air karena Punyai Izin Penerbangan Reguler

Last updated: 2 Februari 2020 09:07 09:07
Jatengdaily.com
Published: 2 Februari 2020 08:49
Share
Pesawat Batik Air. Foto: yds
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com) – Evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China karena wabah virus corona diketahui menggunakan pesawat Batik Air. Pemerintah mempunyai pertimbangan tersendiri penggunaan maskapai ini, dan tidak menggunakan Garuda Indonesia.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dilansir dephub.go.id mengatakan, penentuan menggunakan maskapai Batik Air untuk mengevakuasi WNI yang masih berada di Kota Wuhan, telah melalui proses diskusi yang panjang.

Budi Karya menjelaskan, bahwa penerbangan ke Wuhan adalah misi kemanusiaan, dan Pemerintah Indonesia menunjuk PT Lion Air karena syarat dari Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT) pelaksana misi kemanusian haruslah operator yang memiliki izin penerbangan reguler dari dan ke Wuhan.

Garuda Indonesia, kata Budi tidak memiliki rute penerbangan langsung ke Wuhan lantaran yang memiliki hanya Lion Air dan Sriwijaya. “Dan yang memiliki pesawat wide body adalah Lion air melalui pesawat Batik Air,” jelas Budi Karya.

Nantinya, pesawat Batik Air jenis Airbus 330-300 itu bakal membawa 245 WNI termasuk operator dan tim kesehatan dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok. Adapun leading sektor untuk misi kemanusiaan ini, jelas Budi, ialah Kementrian Luar Negeri dan Kementrian Kesehatan.

“Kemenhub mensupport, penerbangan akan kami kawal sesuai peraturan ICAO dan perundangan berkaitan dengan safety dan security,” jelas Budi.

Seperti diketahu, Sabtu (1/2/2020) Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Kesehatan Terawan dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto melepas tim penjemputan untuk mengevakuasi 245 orang WNIdi Wuhan. Tim diberangkatkan dengan menggunakan maskapai Batik Air jenis pesawat Airbus 330-300 dari Terminal 1B Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang Banten. yds

You Might Also Like

Sosialisasi Empat Pilar Denty Ingatkan Pentingnya Pendidikan Karakter Anak
Sukses Zero Accident dan Konfirmasi Covid-19, Semen Gresik Laksanakan Overhaul Major
Pendaftaran Lomba Apresiasi Masjid Ter-Digital Diperpanjang hingga 7 Maret 2027
Asrama Haji Disiapkan jadi RS Darurat Covid-19
Kolaborasi Lintas Benua: FTP Untag Semarang Jadi Titik Temu Inovasi Pangan Berkelanjutan Dunia
TAGGED:batik airevakuasi wnivirus coronawuhan
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?