By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: FSH UIN Walisongo Gelar Seminar Falak Internasional, Cari Solusi Penetapan Awal Bulan Kamariah
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

FSH UIN Walisongo Gelar Seminar Falak Internasional, Cari Solusi Penetapan Awal Bulan Kamariah

Last updated: 19 Mei 2020 13:26 13:26
Jatengdaily.com
Published: 19 Mei 2020 13:26
Share
Suasana seminar falak internasional yang diinisiasi FSH UIN Walisongo Semarang. Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Penetapan awal bulan kamariah menjadi hal paling urgen dalam pelaksanaan ibadah umat Islam, seperti awal dan akhir Ramadan serta pelaksanaan ibadah haji.

Menyikapi hal itu, Fakultas Syari’ah dan Hukum (FSH) UIN Walisongo menggelar seminar Falak Internasional online dengan tema Penetapan 1 Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah di Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunei. Seminar internasional secara daring tersebut dipandu moderator Dr Mahsun,MAg, Kaprodi S2 Ilmu Falak.

Seminar ini menghadirkan pemateri yang kompeten, antara lain Prof Dr H Thomas Djamaludin MSc, Kepala LAPAN dan anggota Tim Hisab Rukyah Kemenag RI, Prof Dr H Ibnor Azli Ibrohim (Profesor Madya di Fakulti Syariah dan Undang-undang, Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA, Brunei Darussalam), dan Dr H Ahmad Izzuddin MAg, Ketua Umum Asosiasi Dosen Ilmu Falak Indonesia/ADFI dan Pakar Ilmu Falak UIN Walisongo Semarang.

Acara yang diminati tidak kurang dari 600 peserta ini berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 10.30 WIB. Peserta yang bergabung cukup beragam, dari dosen perguruan tinggi, perwakilan ormas Islam, mahasiswa, hingga pegiat dan pengamat ilmu falak se-Indonesia.

Rektor UIN Walisongo, Prof Dr H Imam Taufiq MAg, didaulat untuk membuka seminar. Dalam sambutannya, rektor menekankan perlunya kajian yang intensif agar ilmu falak memberikan kontribusi yang nyata untuk masyarakat. Mengingat ilmu falak memiliki akar sejarah yang kuat dalam khazanah perabadan Islam dan dunia.

Adapun ketiga pemateri menekankan uraian pada upaya penyatuan penetapan awal bulan kamariah. Prof Ibnor memberi gambaran penetapan awal bulan kamariah di Malaysia dan Brunei. penentuan awal bulan kamariah di Malaysia sangat dinamis sejak tahun 1950-an hingga saat ini.

Sementara di Brunei yang mayoritas bermazhab syafi’I menggunakan metode tunggal rukyah dalam penetapan awal Syawal. Tidak ketinggalan Prof Thomas kembali mengingatkan perlunya kriteria yang menyatukan semua pihak di Indonesia. Salah satu kriteria yang dimaksud adalah kriteria rekomendasi Jakarta dengan ketinggian hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6.4 derajat. Di samping unsur penting lainnya berupa otoritas tunggal yang mengatur.

Hal senada disampaikan Dr H Ahmad Izzuddin yang menekankan kemaslahatan sebagai tujuan utama penyatuan kriteria. Perlu kriteria yang menjembatani mazhab hisab dan mazhab rukyat. Semua pihak harus menyadari kalau masing-masing mazhab memiliki keterbatasan dan kelemahan.

”Pemerintah (Kemenag) sebagai pemegang otoritas hendaknya tidak pernah berhenti untuk melakukan kajian sebagai dasar untuk penetapan, juga disosialisasikan kepada masyarakat,” jelas Dr H Ahmad Izzuddin.

Satu catatan penting dalam sesi diskusi yaitu mendorong political will dari semua pihak untuk bersatu. Di samping tetap memberi ruang diksusi akademis untuk mencari kriteria terbaik yang bisa diterapkan. Peserta cukup antusias mengikuti seminar. Terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang disampaikan melalui room chat maupun disampaikan secara langsung. Seminar ditutup secara resmi oleh Dr Moh Arja Imroni MAg., Dekan Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Walisongo. st

You Might Also Like

Telkom Dukung Pembangunan Sarana Umum Berkelanjutan
KORPRI Setda Demak Peduli, Gelar Program Sembako Murah untuk Honorer dan Tenaga Kebersihan
Nana Mardiana Bakal Main Film Jokotole, Kisah Raja Sumenep Madura
Pipiet Senja Kisahkan Proses Kreatifnya di Satupena Kabupaten Semarang
Majelis Wilayah KAHMI Jateng Dikukuhkan, Masrifan Djamil Koordinator Presidium
TAGGED:cari solusi penetapan awal bulan KamariahFSH UIN gelar seminar internasionalseminar falak tentukan 1 syawalUIN Walisongo Semarang
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?