By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Ganjar Minta Laporkan Oknum Penghambat Pembangunan Jaringan Pipa Gas Bumi Cirebon-Semarang
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Ganjar Minta Laporkan Oknum Penghambat Pembangunan Jaringan Pipa Gas Bumi Cirebon-Semarang

Last updated: 12 Agustus 2020 06:49 06:49
Jatengdaily.com
Published: 12 Agustus 2020 06:49
Share
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memaksa proyek pembangunan pipa gas ruas Cirebon-Semarang senilai US$169,41 juta kembali dilanjutkan dan bakal dipercepat, setelah mengalami kemacetan selama 14 tahun. Ia meminta pertengahan bulan September 2020 pembangunan harus dimulai.

“Saya tidak menekan, tapi saya memaksa untuk menyelesaikan proyeknya. Tapi jangan stres, kalau stres bisa menurunkan sistem imunitas tubuh,” kata Ganjar Pranowo dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Pipa Transmisi Ruas Cirebon – Semarang di Hotel PO, Selasa (11/8/2020).

Dia meminta PT Rekayasa Industri (Rekind) mempercepat Groundbreking dilakukan September 2020. Namun, Ganjar berharap jika memang ada kendala, pihaknya siap membantu agar proyek strategis nasional itu agar cepat selesai.

“Kalau punya kendala saya bantu, kalau ada yang mempersulit birokrasi sampai minta duit, bilang langsung sama saya, siapa saja orangnya. Nanti biar saya tindak. Ini proyek strategsi nasional,” jelasnya.

Sedangkan kendala dari pihak Rekind menyatakan soal gas shipper belum rampung, sedangkan gas shipper merupakan kewenangan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN).

“Saya harap September tidak akhir, tengah ke depan. Kalau berkaitan dengan gas shipper sudah ya,” ujarnya.

Sementara itu Kepala BPH Migas M Fanshurullah Asa mengungkapkan pembangunan Pipa Ruas Transmisi Cirebon – Semarang akan mendukung kebutuhan energi dan bahan baku untuk pengembangan kawasan industri di wilayah Batang, Kendal, Industri Metanol, pembangkit tenaga listrik dan pemenuhan kebutuhan Kilang Balongan. Maka dengan pipa tersebut dinilai lebih ekonomis dan ramah lingkungan.

“Kalau menggunakan gas itu clean, murah. Sekarang ini bukan lagi wacana,” kata M. Fanshurullah Asa.

Hasil kesimpulan pada rapat tersebut yaitu PT Rekind segera melakukan pembangunan pipa pada September 2020, kemudian mendorong PT Rekind segera menandatangani Gas Transportation Agreement (GTA) dengan PT PGN Tbk untuk memperoleh Final Investment Decision (FID).

Selanjutnya, PT PGN Tbk siap menjadi Shipper untuk Ruas Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon – Semarang sesuai kesiapan demand. Terakhir, kan dilakukan rapat secara berkala untuk memonitor perkembangan pembangunan Ruas Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon – Semarang dengan melibatkan Komisi VII DPR RI, BPH Migas, PT Rekind dan PGN Group sesuai permintaan Gubernur Jawa Tengah. Adri-she

You Might Also Like

Warga Terdampak Banjir di Pedurungan Kota Semarang Dapat Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Korban Bullying dan Kekerasan Seksual di Jepara Dapat Pendampingan
PSIS Ingin Ulangi Kemenangan Tandang
Program Desalinasi Menjadi Solusi atas Kekurangan Air Bersih Warga Jateng
Pijar Mahir Tingkatkan Kapabilitas Digital Generasi Muda
TAGGED:Ganjar Pranowopipa gas cirebon semarang
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?