Ilustrasi suasana Masjidil Haram di malam hari. Foto: dok. kemenag

ARAB SAUDI (Jatengdaily.com)- Pelaksanaan ibadah haji tahun 1441 H/2020 M digelar secara khusus dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Hal ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi dan pencegahan penyebaran virus Covid-19 di Arab Saudi.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah dalam laman Kemenlu, yang diambil redaksi pada Jumat (31/7/2020) memaparkan sebagai berikut. Berdasarkan Informasi dari Kementerian Haji dan Kementerian Informasi Arab Saudi jemaah berjumlah 1.000 orang.

Dengan rincian, terdiri dari 70% jemaah diisi oleh Warga Negara Asing (WNA) / Expatriat yang tinggal di Arab Saudi dan 30%-nya diisi oleh Warga Arab Saudi dengan mengutamakan warga negara yang bekerja pada bidang kesehatan dan keamanan.

Dari data yang diterima per 25 Juli 2020 sebanyak lima orang Warga Negara Indoensia (WNI) terdaftar sebagai jemaah haji telah berada di Jeddah. Kementerian Haji Arab Saudi memberikan pelayanan yang sangat istimewa dalam penerapan kebijakan ibadah haji tahun ini, terutama pada bidang transportasi, katering, perhotelan dan juga saat jemaah berada di arafah dan Makkah.

Perwakilan Indonesia di Arab Saudi akan terus memperhatikan dan memberikan asistensi jika dibutuhkan oleh para WNI yang berada di Arab Saudi. she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here