Beberapa anggota Pengusaha Pernikahan Indonesia (IPPI) Kota Semarang Jawa Tengah memberikan bunga kepada perwakilan dokter yang ada di RSUP Kariadi Semarang, menyemangati para dokter di garda terdepan, penanganan pasien Corona. Foto: Jatengdaily/Ody

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Pandemi Covid-19 memukul banyak sektor tak terkecuali sektor usaha wedding atau pernikahan. Masyarakat diminta menjaga diri dengan berdiam di rumah.

Akibatnya banyak petani bunga lokal merugi karena tidak ada pembeli bunga yang biasa digunakan sebagai event pernikahan maupun yang lainnya.

Melihat kondisi tersebut, Ikatan Pengusaha Pernikahan Indonesia (IPPI) Kota Semarang Jawa Tengah mengadakan gerakan beli bunga petani lokal untuk mendukung pejuang Covid-19 melalui sumbangan donasi para anggota.

Mereka meliputi para owner seperti dekorasi, tata rias, event organizer (EO), fotografer, intertaiment (band), persewaan mobil dan lainnya.

“Awalnya ide ini muncul melalui group Whatsap, bagaimana kalau kita bersama-sama mensuport para pejuang Covid-19 di rumah sakit seperti dokter, perawat hingga para penderita Covid,” ujar Owner Denar Kusuma Semaramg Ketut Agus usai membeli bunga dari petani di Pasar Bandungan.

Ketut mengatakan, kegiatan ini sebagai langkah menyelamatkan petani. Di sisi lain juga untuk menyemangati para pejuang Covid-19 supaya tetap sehat dan bisa cepat sembuh.

EO Wedding Semarang Alvi Wijaya menambahkan, kegiatan ini juga untuk memberi motivasi agar para petani yang terdampak masih memiliki semangat di tengah masa krisis seperti sekarang ini. Sekaligus memberi dukungan kepada para tim medis.

“Adapun bunga yang telah kami beli dirangkai khusus oleh para anggota. Kemudian kami kirimkan kepada sembilan rumah sakit yang menjadi rujukan,” kata Alvi.

Diantaranya RSUP dr. Kariadi, Semarang, RSUD K.R.M.T Wongsonegoro Semarang, RSUD Tugurejo, RSU Sultan Agung, RSU St. Elizabeth, RSU Telogorejo, RSU Columbia Asia, RSU Tk. III Bhakti Wira Tamtama, dan RSU Bhayangkara, Semarang.

“Melalui kegiatan ini kami berharap dapat menggerakan teman-teman pengusaha pernikahan di kota lainya untuk membuat acara serupa. Agar semua petani bunga di Indonesia yang terdampak dapat optimis untuk melawan wabah covid 19 ini. Sekaligus para pejuang covid semakin bersemangat
agar wabah ini segera usai dari indonesia sesuai dengan tagline kegiatan kami #PastiSembuh,” harapnya.

Eny Kusumawati sebagai tata rias pengantin di Semarang juga menyampaikan mudah-mudah melalui dukungan dari semua pihak baik itu materi maupun doa oleh teman-teman, musibah Covid-19 bisa berlalu dan akhirnya memulihkan perekonomian dan bisa bangkit kembali.

“Karena dari segi ekonomi sejak pertengahan bulan Maret hingga sekarang tidak ada event. Semua diundur bahkan dibatalkan. Semoga bulan Juli nanti bisa teratasi. Amin,” harap Eny. Ody-she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here