Kapal Diamond Princess. Foto: wikipedia

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Otoritas Jepang melakukan karantina terhadap Kapal Pesiar Diamond Princess di perairan Yokohama, Jepang setelah ditemukan penumpang yang mengalami infeksi virus Corona baru (2019-nCoV). Pada tanggal 7 Feb 2020, ditemukan tambahan 41 penumpang yang positif terinfeksi 2019-nCoV. Seluruhnya telah dipindahkan dan diisolasi di rumah sakit di Prefektur Kanagawa. 

KBRI Tokyo telah berkoordinasi dengan otoritas setempat. Terdapat 78 kru Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja dalam Kapal Diamond Princess. Keseluruhan WNI tersebut saat ini dalam keadaan sehat. KBRI juga telah menjalin komunikasi dengan para kru WNI untuk memantau kondisi mereka dan memberikan bantuan yang diperlukan. 

Sesuai protokol kesehatan, proses karantina dilakukan selama 14 hari terhitung sejak 5 Februari 2020. Pihak kapal telah menyediakan kebutuhan logistik, layanan telepon dan internet gratis untuk memudahkan awak dan penumpang berkomunikasi dengan keluarga. Demikian seperti dilansir dari KBRI Tokyo melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI.​

Dikutip dari SCMP, Sabtu (8/2/2020), Kementerian Kesehatan Jepang mengonfirmasi adanya tiga kasus baru virus corona di kapal pesiar tersebut.

Dengan demikian, jumlah total penumpang kapal yang terinfeksi virus yang  itu menjadi 64 orang.

Ketiga kasus baru tersebut merupakan satu warga Tionkok atau China dan dua warga Amerika Serikat.

Salah satu penumpang yang terinfeksi saat ini dalam kondisi serius. Banyak dari mereka yang berusia lanjut dan berisiko lebih besar terkena komplikasi virus corona.

Seperti diketahui, sebuah kapal pesiar Diamond Princess yang membawa 3.711 termasuk 1.045 kru kapal, terpaksa dikarantina di Yokohama, Jepang, pada Senin (3/2/2020).

Karantina dilakukan setelah 10 orang di dalam kapal terdiagnosis positif terinfeksi virus corona. 

Perusahaan kapal Carnival menyebutkan, 10 orang tersebut terdiri dari 2 warga negara Australia, 3 dari Jepang, 3 lainnya dari Hong Kong, 1 orang Amerika Serikat, dan 1 orang merupakan kru kapal asal Filipina.

Sebelum tiba di Yokohama, kapal ini sudah berhenti di sejumlah negara, seperti Vietnam, Taiwan, serta Pelabuhan Kagoshima di Pulau Kyushu dan Pelabuhan Naha di Okinawa, Jepang. She

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here