By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: KKN Undip di Tegal Sosialisasi Pengelolaan Sampah
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

KKN Undip di Tegal Sosialisasi Pengelolaan Sampah

Last updated: 23 Januari 2020 18:21 18:21
Jatengdaily.com
Published: 23 Januari 2020 18:21
Share
Mahasiswa KKN Undip dalam sosialisasi pengelolaan sampah di Desa Pamiritan, Kabupaten Tegal. Foto: tim KKN Undip
SHARE

TEGAL (Jatengdaily.com) – Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro (Undip) belum lama ini melaksanakan program sosialisasi mengenai pengelolaan sampah di Desa Pamiritan, Kabupaten Tegal. Sosialisasi mengenai pengelolaan sampah di Desa Pamiritan menghadirkan narasumber dari ASOBSI (Asosiasi Bank Sampah Indonesia) dan dihadiri perangkat desa serta masyarakat setempat.

Trias Setiaji perwakilan dari ASOBSI Kabupaten Tegal menyampaikan materi kondisi pengelolahan sampah di kabupaten tersebut dan teknis pembentukan bank sampah. Menurut Trias, pembentukan bank sampah sangatlah mudah namun butuh komitmen yang besar dalam mengelola bank sampah untuk jangka panjang.

Sedangkan Bambang selaku Ketua Tim Pengelolaan Sampah Desa Balapulang Wetan, mengungkapkan pengelolaan sampah di Desa Balapulang Wetan sudah berjalan dengan baik dan diharapkan dapat menjadi percontohan untuk seluruh desa di Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal.

Sementara itu Yos selaku pengurus ASOBSI Kecamatan Balapulang menyampaikan materi mengenai pengelolaan sampah organik serta budidaya lalat magoot. Menurut dia, pengelolaan organik dapat dimanfaatkan untuk bahan budidaya lalat magoot. Melalui metode ini tidak hanya sampah organik yang berkurang secara alami oleh belatung dari lalat maggot. Kemudian nantinya telur lalat yang dihasilkan dapat dipanen dan dijual.

Acara Sosialisasi ditutup oleh Dimas Aditya Nugraha mahasiswa KKN Undip Fakultas Teknik. Dimas menyampaikan materi mengenai teknik pirolisis sebagai salah satu cara pengolaan limbah plastik untuk diekstrak minyaknya yang dapat digunakan sebagai bahan bakar. Dalam sesi ini dia menjelaskan bahwa sampah plastik yang dilelehkan melalui teknik pirolisis dapat diubah menjadi bahan bakar.

“Diharapkan melalui program sosialisasi ini masyarakat Balapulang, khususnya di Desa Pamiritan dan memahami bahwa jika sampah dikelola dengan baik maka akan membawa dampak yang baik bagi lingkungan dan secara ekonomi “ tutur Dimas. yds

You Might Also Like

Satu Keluarga Berangkat Haji, Akui Pelayanan Tahun Ini Sangat Bagus
Kesepakatan Tarif AS Untungkan Indonesia, Ekonom Dorong Akselerasi Investasi dan Moneter
Stasiun Alastua Pintu Gerbang Transportasi dan Investasi di Timur Semarang
Kepercayaan Publik Menguat, PDIP Usung Hendi hingga 2024
Tolak Dipindah, Ratusan Pedagang Pasar Relokasi MAJT Gelar Istighotsah
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?