By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: KNTI Soroti Agenda Strategis Kelautan
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

KNTI Soroti Agenda Strategis Kelautan

Last updated: 23 Januari 2020 10:02 10:02
Jatengdaily.com
Published: 23 Januari 2020 10:02
Share
Ketua Harian DPP KNTI Dani Setiawan melakukan konsolidasi bersama pengurus KNTI Kota Semarang di Kota Semarang di Kelurahan Tambaklorok Semarang Utara. Foto: Ody
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menyoroti tiga agenda strategis pemerintahan Jokowi di sektor kelautan dan perikanan. Ketiga agenda itu, pertama, penguatan hak-hak nelayan, khususnya nelayan tradisional.

Terutama mencakup perlindungan terhadap wilayah tangkap dan budidaya. Kemudian, penajaman program perlindungan sosial berupa kartu nelayan dan asuransi nelayan yang dinilai lambat dalam pendistribusian serta lemah implementasinya di lapangan.

“Akses dan ketersediaan BBM bersubsidi bagi nelayan mengalami banyak masalah, serta dukungan pengetahuan dan teknologi inovatif yang sesuai dengan kebutuhan nelayan dan pembudidaya kurang optimal,” kata Ketua Harian DPP KNTI Dani Setiawan saat konsolidasi bersama pengurus KNTI Kota Semarang di Kota Semarang, Rabu  (22/1/2020).

Kedua, penguatan ekonomi nelayan. Menurutnya, pemerintah harus mendorong dan memfasilitasi nelayan agar memiliki usaha ekonomi yang mandiri dan kuat, misalnya koperasi BUMDesa, dan lembaga ekonomi kolektif. Menurutnya, kedua hal itu menjadi prasyarat penting dalam skema pemberdayaan ekonomi nelayan dan pembudidaya.

“Pemerintah dapat melakukan upaya-upaya strategis dengan cara menciptakan iklim usaha yang kondusif, jaminan harga, pembatasan impor, akses dan jaringan pasar, serta permodalan,” ujarnya.

Ketiga, skema penguatan dan pemberdayaan nelayan tradisional hanya akan berhasil jika ditopang oleh organisasi nelayan yang kuat. Karenanya, kata dia, pemerintah harus menjadikan organisasi-organisasi nelayan tradisional sebagai mitra strategis untuk mempercepat agenda-agenda strategis pembangunan kelautan dan perikanan.

“Sudah diatur UU No 7 th 2016 tentang Perlindungan Nelayan. Pemerintah harus melaksanakan amanat tersebut,” terangnya.

Sementara itu, Ketua KNTI Kota Semarang, Slamet Ari Nugroho menambahkan, selain itu, pemerintah juga harus didorong menyediakan prasarana dan sarana penunjang bagi perikanan tangkap maupun budidaya serta memenuhi hak hak yang menjadi prioritas para nelayan, seperti penyediaan bahan bakar, tempat pelelangan ikan yang memadai. Ari juga meminta, para penyuluh dari dinas harus aktif dan mensosialisasikan program-program pemerintah. Misalnya, terkait asuransi nelayan

Kartu Nelayan yang tidak kunjung kelar dalam pencetakan. Kemudian, menyediakan informasi yang mudah diakses nelayan.

“Jangan sampai nelayan tradisional terpinggirkan. Karena nelayan tradisional merupakan penyumbang protein bagi masyarakat,” ujarnya. Ody-she

You Might Also Like

Polri Telah Limpahkan Berkas Perkara Doni Salmanan ke Kejaksaan Agung
Presiden Prabowo Jenguk Masyarakat dan Anggota Polri Yang Jadi Korban Aksi Demonstrasi
Kembali Gelar Nobar Timnas U-23, Pemkot Semarang Siapkan Tiga Layar LED Videotron
Kepedulian Yoyok Sukawi pada Pendidikan Diapresiasi Perguruan Tinggi
Masa Tunggu Kerja Lulusan Unissula 2,8 Bulan, Bukti Mampu Bersaing dengan Perguruan Tinggi Lain
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?