KSBN Jateng Siap Sosialisasikan Hasil Rakernas

Sebagian peserta Rakernas KSBN di Pusdiklat Kemendagri, Baciro, Yogyakarta, bergambar bersama. Foto:dok

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) Provinsi Jateng yang dipimpin Sri Puryono KS menyatakan siap melaksanakan dan mensosialisasikan rekomendasi dan keputusan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) organisasi tersebut di Pusdiklat Kemendagri, Baciro, Yogyakartra, Senin-Selasa (9-10/3).

Apalagi salah satu keputusan rakernas itu antara lain pelaksanaan Orkestra Borobudur di Magelang, yang termasuk di wilayah Jateng, tahun 2024. Hal itu dikemukakan Ketua III KSBN Jateng Gunoto Saparie ketika menjelaskan hasil-hasil rakernas yang diiikuti para peserta dan peninjau dari KSBN provinsi, kabupaten, dan kota, seluruh Indonesia.

Delegasi KSBN Jateng yang berangkat ke rakernas terdiri Sri Puryono dan Lies H. Susanto sebagai peserta, sedangkan Gunoto Saparie, Agus Susantijono, Mochammad

Ainan, Susanto Wedi, dan Prastiti KA, sebagai peninjau. KSBN Jateng dalam waktu dekat ini akan menggelar rapat kerja daerah.

Gunoto mengatakan, selain menggelar Orkestra Borobudur di Magelang itu, rakernas juga memutuskan untuk menggelar Festival Seni Budaya Nusantara di Kawasan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, 7-12 November 2020. Festival yang bertempat di bekas ibukota Kerajaan Majapahit itu bertema tentang kebangsaan akan dilaksanakan di delapan titik lokasi, antara lain di Lapangan Pendopo, Candi Bajang Ratu, Lapangan Desa Trowulan, Candi Brahu, Sanggar Bhagaskara, dan Tepian Sungai Brantas.

Ketua Umum KSBN Hendardji Soepandji menjelaskan, mengacu pada rencana strategis KSBN 2020-2024 ditetapkan di antaranya penyelenggaraan kegiatan seni budaya bertema kebangsaan tahun ini. Lima daerah yang menjadi target pengembangan ekosistem kebudayaan, yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, Jambi, Maluku Utara, dan Kalimantan Barat. Jawa Timur, khususnya daerah Trowulan, direncanakan menjadi destinasi wisata nasional dengan konsep sebagai museum kota pada tahun 2024.

Menurut Hendardji, secara garis besar acara yang akan ditampilkan di Trowulan adalah kajian wastra, lomba desain busana karnaval, wayang kulit, wayang orang, sosio drama, festival kuliner, gaung sakala bumi Majapahit, festival music tradisional, ludruk, komedi tonil, reog, pameran keris, pameran patung, dan sebagainya. Pada puncak acara akan ditampilkan sendratari Dwipantara Manunggal di Bumi Majapahit.

Selain kegiatan di Trowulan itu, lanjut Hendardji, masih ada sejumlah agenda kegiatan utama lainnya yang akan digelar KSBN dalam lima tahun ke depan. Kegiatan itu antara lain Festival Bahari Pesona Negri Saruma Halmahera Selatan yang akan dilaksanakan 25 Mei – 5 Juni 2021.

Ada pula Festival Seni Budaya Kubu Raya di Kalimantan Barat pada 2023, dan Orkestra Borobudur di Magelang, Jawa Tengah pada 2024. Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba mengaku siap menjadi tuan rumah perhelatan Festival Bahari Pesona Negeri Saruma tersebut. Bahkan, Ketua DPW KSBN Provinsi Maluku Utara itu menyebut bahwa pihaknya sudah menyiapkan fasilitas-fasilitas untuk mendukung

kegiatan tersebut.

Hendardji menambahkan, KSBN adalah organisasi nirlaba di bidang seni dan budaya yang salah satu misinya adalah memperkenalkan seni dan budaya Indonesia di forum nasional dan internasional yang bertujuan mewujudkan peningkatan budaya bangsa Indonesia. Organisasi ini juga tidak hanya mengangkat nilai-nilai budaya bangsa Indonesia seperti kuliner, seni, musik, dan tarian-tarian khas Indonesia, juga berperan membangun unsur budaya lainnya seperti ilmu pengetahuan dan teknologi dalam menghadapi perubahan lingkungan global.

“Karena itu, KSBN pun menjadi wadah strategis untuk kreativitas seni dan budaya di Indonesia. Di dalam organisasi ini berkumpul orang- orang, asosiasi-asosiasi, dan komunitas-komunitas yang peduli seni budaya Indonesia. Lewat lembaga inilah keragaman seni dan budaya Nusantara bisa terintegrasi dalam konsep Bhineka Tunggal Ika,” katanya. Ugl—st

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here