Mahasiswa KKN UIN Walisongo Adakan Perpustakaan Keliling

Perpustakaan keliling yang diadakan mahasiswa KKN UIN Walisongo di Desa Purworejo, Kecamatan Bonang, Demak. Foto: dok

DEMAK (Jatengdaily.com) – Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Reguler Dari Rumah (KKN-RDR) 75 UIN Walisongo Semarang, mendorong peningkatan literasi dengan mengadakan perpustakaan keliling di Desa Purworejo, Kecamatan Bonang, Demak.

Kegiatan yang berlangsung di halaman rumah salah satu warga Dukuh Surungan RT 02 RW 03 ini berjalan dengan menyenangkan. Anak-anak begitu antusias belajar dan membaca buku bersama. Diana mengaku buku-buku yang dibawa berasal dari koleksi pribadi taman baca yang ada di Rumahnya. Jenis-jenisnya pun beragam mulai dari komik, majalah, cerita islami, cerita pahlawan hingga buku pelajaran.

Perpustakaan keliling ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca, menulis dan berhitung bagi anak-anak. Diharapkan juga dapat membuka kesadaran akan pentingnya literasi sejak dini.

“Literasi menjadi hal yang penting untuk terus dirawat, terlebih di masa pandemik COVID-19 banyak sekolah-sekolah yang melaksanakan pembelajaran dalam jaringan (Daring). Akibatnya anak-anak lebih memilih bermain gadget ketimbang belajar”, ujar mahasiswi yang akrab disapa Diana.

Rencananya perpustakaan keliling ini akan dilaksanakan di beberapa Dukuh yang ada di Desa Purworejo. Namun karena lokasi pengabdian yang terletak di kawasan pesisir pantai membuat kegiatan ini semakin menantang karena untuk menuju lokasi harus melewati genangan banjir rob terlebih dahulu.

“Melalui perpustakaan keliling ini diharapkan literasi bisa merata di Dukuh-dukuh yang ada di Desa Purworejo. Kondisi lingkungan yang setiap hari tergenang banjir rob justru semakin menambah semangat kami dalam mengabdi meskipun akses yang tidak mudah untuk dituju,” tambahnya.

Kegiatan perpustakaan keliling di masa pandemik COVID-19 ini pun diapresiasi baik oleh Solekha, salah satu warga di Dukuh Surungan, Desa Purworejo.

“Saya ya seneng liat anak-anak mau belajar begini daripada cuma main-main game, main hp”, tuturnya.

Solekha berharap kegiatan ini bisa terus berjalan, karena bisa menjadi salah satu langkah agar anak-anak semakin rajin belajar.
Penulis: Shariyatut Diana-yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here