Mahasiswa KKN Undip Ajak Siswa Belajar Matematika dengan Gembira

Mahasiswa KKN Undip di Donohudam Boyolali mengajak siswa belajar matematika dengan gembira di rumah. Foto: dok

BOYOLALI (Jatengdaily.com) – Situasi pandemi memaksa anak –anak untuk belajar secara daring di rumah. Hal tersebut membuat anak – anak mudah bosan dan kurang semangat belajar. Mahasiswa KKN Tim II UNDIP mengajak anak – anak SD di daerah Brogo RT 4/4, Donohudan, Ngemplak Boyolali untuk belajar matematika dengan menyenangkan menggunakan berbagai macam permainan.

Dalam pelaksanaannya, anak – anak dibagi menjadi menjadi 2 kelompok berdasarkan kelasnya. Kelompok pertama terdiri dari siswa kelas 1, 2, dan 3 SD. Kelompok kedua terdiri dari siswa kelas 4, 5, dan 6 SD. Waktu pelaksanaan tiap kelompok berbeda – beda yaitu, kelompok pertama hari Sabtu dan kelompok kedua hari Kamis.

Kelompok pertama memiliki dua pertemuan. Pertemuan pertama pada hari Sabtu(18/7/2020) dengan materi penjumlahan dan pengurangan menggunakan pohon berhitung dan pemainan ular tangga dengan disisipkan pertanyaan mengenai penjumlahan dan pengurangan. Pertemuan kedua pada hari Sabtu(25/7/2020) dengan materi berhitung penjumlahan, pengurangan dan perkalian menggunakan kartu cerdas.

Kelompok kedua memiliki tiga pertemuan. Pertemuan pertama pada hari Kamis(16/7/2020) dengan materi menghitung perkalian menggunakan batang napier. Pertemuam kedua pada hari Kamis(23/7/2020) dengan materi penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian menggunakan monopoli.

Monopoli dilengkapi dengan soal – soal yang harus diselesaikan oleh siswa, jika tidak berhasil diselesaikan maka pion harus kembali ke tempat sebelumnya. Pertemuan ketiga pada hari Minggu (2/8/2020) dengan materi operasi campuran menggunakan ular tangga. Sama seperti monopoli, dalam ular tangga juga dilengkapi dengan soal yang harus diselesaikan agar pion dapat melangkah maju.

Selama pelaksanaan kegiatan tersebut, anak – anak tampak gembira dan antusias. Anak – anak juga dapat memahami materi yang diberikan dengan mudah. “Wah, ternyata menghitungnya gampang banget ya,” ujar salah satu anak.

Selain kegiatan belajar matematika, ada juga pembukaan taman baca mini. Koleksi buku berasal dari hasil donasi yang didominasi buku mata pelajaran SMP dan SMA. Walaupun begitu, anak – anak tetep dapat mengunjungi taman baca mini, karena disediakan jasa bimbel gratis. Dengan begitu anak – anak dapat membawa tugas mereka untuk dibantu menyelesaikannya.

Respon posotif yang diberikan oleh anak – anak setelah mengikuti kegiatan pembelajaran menggunakan permainan, mahasiswa KKN berharapkan kegiatan tersebut dapat bermanfaat untuk mengurangi rasa bosan anak – anak selama belajar di rumah. Nilam Sari-yds