By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Mahasiswa KKN Undip Sosialisasi Bikin Ecobrick di Tegal
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Mahasiswa KKN Undip Sosialisasi Bikin Ecobrick di Tegal

Last updated: 20 Januari 2020 10:19 10:19
Jatengdaily.com
Published: 20 Januari 2020 10:19
Share
Mahasiswa KKN Undip sosialisasi ke warga untuk membuat ecobrick di Desa Balapulang, Kabupaten Tegal. Foto: dok/Tim KKN Undip
SHARE

TEGAL (Jatengdaily.com) – Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro (Undip) Semarang belum lama ini melakukan sosialisasi membantu warga di Desa Balapulang Kulon, Kabupaten Tegal belajar cara membuat ecobrick, botol berisi sampah yang dipadatkan. Sampah tersebut berasal dari Bank Sampah Desa.

Hapsari Wildaningrum, mahasiswi teknik sipil Undip, pemateri ecobrick, mengatakan ecobrick bisa menajdi solusi penanganan sampah sekaligus dapat menjadi opsi untuk menambah pendapatan masyarakat di Balapulang Kulon.

Menurut dia, botol-botol yang sudah terisi sampah dapat dimanfaaatkan untuk diubah ke bentuk lain oleh Bank Sampah Desa. Warga hanya perlu menyetorkan ecobrick ke Bank Sampah milik desa untuk diuangkan dalam bentuk tabungan, tabungan ini nantinya dapat diambil setahun sekali. Kemudian ecobrick yang dikumpulkan oleh Bank Sampah Desa dapat disusun menjadi kursi, meja atau aksesoris yang bernilai ekonomis.

Selain sosialisasi cara pembuatan ecobrick , mahasiswa KKN Undip juga memberikan materi cara memasarkan produk ecobrick melalui internet. “Yang kita butuhkan saat ini adalah konsumen untuk produk kami, mbak. Apalagi ada pasar lobal ini,” ujar salah satu pengurus Bank Sampah Desa.

Menjawab pertanyaan warga, Trisna Puspasari, mahasiswi manajemen Undip mencoba untuk memperkenalkan dan mengajak warga untuk berwirausaha dalam ranah E-commerce guna memperluas pasar dan masuk ke dalam persaingan pasar global.

“Diharapkan melalui materi mengenai E-commerce dapat mendorong masyarakat menggunakan platform toko online, khususnya untuk memasarkan produk Ecobrick dari Bank Sampah Desa “ ujar Trisna. yds

You Might Also Like

Senin Besok, Mbak Ita Resmi Dilantik sebagai Wali Kota Semarang
Waspada, Kasus Gagal Ginjal Akut Pada Anak Meningkat, Ini Gejalanya
Tahun 2025 Semarang Harus Bebas Sampah Plastik
Jamkrindo Gandeng Kejaksaan Agung dan Pemprov Jateng Beri Pelatihan pada Peserta Pidana Kerja Sosial
Sambut Ramadan, CCAI Gelar ‘Donor Darah Peduli Sesama’
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?