By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: MAKI Nanggap Wayang, Bagong Berantas Korupsi
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

MAKI Nanggap Wayang, Bagong Berantas Korupsi

Last updated: 26 Juni 2020 13:55 13:55
Jatengdaily.com
Published: 26 Juni 2020 13:43
Share
Ki Dalang Seno Nugroho dan Boyamin Saiman. (dok)
SHARE

SOLO (Jatengdaily.com) – Jumat malam ini mulai pukul 20.00 WIB Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI ) melakukan kolaborasi dengan Dalang Seno Nugroho dalam pergelaran pentas wayang kulit climen Live Streaming melalui  Youtube chanel, menampilkan Dalang Seno Nugroho. Siaran langsung pergelaran wayang bisa diakses melalui chanel Ki Seno Nugroho.

Koordinator MAKI, Boyamin Saiman menyebutkan,  sengaja kampanye pemberantasan korupsi menggunakan media seni dan budaya Pentas Wayang Kulit Lakon Bagong Berantas Korupsi adalah untuk menjangkau masyarakat lebih luas dikarenakan Dalang Seno Nugroho memiliki penggemar luas bagi kalangan tua dan kalangan milenial terbukti setiap pentas live penonton lebih 10.000, penonton rekaman rata-rata 100.000 dan subscribe 350.000.

Scrip singkat jalan cerita Bagong Brantas Korupsi :

Adegan 1 : Petruk (Kakak Bagong)  sedang menjabat jadi  gubernur jendral negara jajahan Amarta terletak  di Sebrang, selama menjabat Petruk hidupnya foya-foya dan melupakan kesejahteraan rakyatnya.

Petruk dihadapan para pembantunya menyatakan ingin jadi gubernur jendral periode kedua dengan cara menggunakan anggaran negara untuk membeli suara dalam Pemilu Gubernur Jendral.

Selanjutnya Petruk memerintahkan para pembantunya untuk membagi bagikan uang dengan tujuan untuk memilihnya.

Adegan 2 : Bagong dilantik jadi Ketua Pemberangusan Korupsi negeri Amarta oleh Puntadewa disaksikan para Pandawa, Kresna dan Baladewa.

Berikutnya Raja Amarta Puntadewa memerintahkan Bagong untuk menangkap Petruk karena ketika jadi ratu gubernur jendral melakukan korupsi. Apakah Bagong mampu menjalankan tugasnya atau gagal menangkap Petruk yang nota bene kakak kandungya?

”Silakan tonton pentas wayangnya nanti malam. Lakon ini tidak politis karena bersifat  sanepo yang lucu, kejadian di Amarta dan tidak menyinggung siapa pun pejabat saat ini,” ujar Boyamin. st

You Might Also Like

Respons Keluhan Masyarakat Terkait Penumpukan Sampah, DLH Kota Semarang Berjanji Awasi Rutin Petugas di TPS
National Day Rally 2023: Sacrifice, Effort Needed to Preserve Harmony (Demo)
SBI Perbarui Rencana Strategis Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Pasar Rakyat dan Budaya Libatkan Ratusan Seniman, Berlangsung di Solo 1-15 Agustus 2025
Tak Ada WNI Jadi Korban Kebakaran di Hawaii
TAGGED:Ki Dalang Seno NugrohoMAKI kolaborasi pentas wayangmedia seni dan budayasosialisasi berantas korupsi
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?