By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Masyarakat Diminta Bergerak Bersama Cegah Corona
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Masyarakat Diminta Bergerak Bersama Cegah Corona

Last updated: 17 Maret 2020 21:40 21:40
Jatengdaily.com
Published: 17 Maret 2020 21:40
Share
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menekankan beberapa hal yang dirasanya harus menjadi perhatian masyarakat untuk dapat bergerak bersama mencegah Corona di Kota Semarang.

Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu menekankan pentingnya menghindari kontak fisik untuk sementara waktu, mencuci tangan sesering mungkin, serta segera memeriksakan diri dan menggunakan masker bila merasa sedang tidak sehat.

Tidak hanya itu, dirinya pun mengharap masyarakat juga bisa memaksimalkan alat pembayaran nontunai / cashless dalam melakukan transaksi jual beli. Hal tersebut disampaikan Hendi di Situation Room Pemerintah Kota Semarang, Selasa (17/3).

Wali Kota Semarang mengungkapkan, bila sejumlah imbauan tersebut merupakan langkah preventif yang diharapkan mampu meminimalisir potensi penyebaran Corona.

“Pemerintah Kota Semarang terus merinci sedetail mungkin hal – hal yang dirasa berpotensi sebagai media penyebaran virus, untuk disosialisasikan kepada masyarakat. Pertukaran uang tunai bisa berpotensi, maka melakukan transaksi dengan instrument pembayaran non tunai menjadi sikap bijak yang bisa dilakukan bersama,” jelas Hendi.

“Partisipasi publik menjadi faktor utama di sejumlah negara yang sukses menekan potensi penyebaran virus Corona, hal itu yang saya dorong terus,” tambahnya.

Hendi sendiri meyakini bahwa sesuai pernyataan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, kebijakan ‘Lock Down’ baik di tingkat nasional maupun di tingkat daerah adalah kebijakan pemerintah pusat. Dengan begitu pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk mengambil kebijakan tersebut.

Untuk itu, ada tiga hal penting yang harus dilakukan sesuai arahan Presiden Jokowi, yaitu mengurangi mobilitas orang dari satu tempat ke tempat lain, menjaga jarak, dan mengurangi kerumunan orang yang membawa resiko lebih pada COVID-19.

Maka dari itu Hendi menyatakan, Pemerintah Kota Semarang saat ini bekerja keras untuk meminimalisir potensi virus Corona di Ibu Kota Jawa Tengah. “Kita lakukan sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan pada sekitar lima belas titik konsetrasi setiap harinya, di area publik, tempat ibadah, transportasi umum, dan seterusnya,” terang Hendi.

“Gugus Tugas yang kami bentuk juga bekerja masuk ke semua lini, untuk menekan potensi penyebaran virus Corona di Kota Semarang,” tegasnya.Ugl–st

You Might Also Like

Presiden Resmi Bubarkan 18 Lembaga
Taj Yasin Bakal Temui PJ Jateng Bahas Kelanjutan Program Kerja Yang Belum Selesai
Piala Dunia U-20 Ditunda, Timnas U-19 Tetap TC di Spanyol
Nyala Api Abadi Mrapen Siap Sambut Asean Para Games Solo 2022
Siapkan Generasi Muda Unggul, Semen Gresik Salurkan Beasiswa kepada Mahasiswa PTN Prasejahtera Berprestasi di Rembang dan Blora
TAGGED:bergerak bersamacegah coronapembayaran nontunaiwabah covd 19
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?