Membuat RPP Berbasis Digital, Semudah Posting di Medsos

Para peserta pelatihan RPP berbasis digital berfoto bersama usai melakukan pelatihan di Hotel Candi Indah. Foto:dok

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Pada saat masih banyak guru di sekolah dan madrasah bingung menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang terbaru sesuai Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 14 Tahun 2019 tentang Penyederhanaan RPP, Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (DPW AGPAII) Jawa Tengah menjawab kebingungan para guru.

”Dengan menggelar Training of Trainer Penyusunan RPP 3 komponen berbasis android dengan menggunakan aplikasi RPP AGPAII Digital, diharapkan mampu menjawab kebingungan para guru dalam menyusun RPP,” jelas Ketua DPW AGPAII Jateng, Dr Muhammad Ahsan di Hotel Candi Indah Semarang, belum lama ini.

Menurut dia dengan menggunakan aplikasi RPP AGPAII Digital, guru dengan mudah menyusun RPP sesuai dengan kebijakan Mendikbud yang terbaru. “Caranya sangat mudah, semudah posting di medsos, yaitu guru mendownload aplikasinya di playstore ketik RPP AGPAII Digital. Tapi sebelumnya guru harus mempunyai Kartu Tanda Anggota yang dapat registrasi di playsore KTA AGPAII.”

Ahsan yang juga Doktor alumni Unnes ini menyatakan, AGPAII merupakan satu-satunya organisasi profesi guru yang telah memiliki satu platform untuk seluruh kebutuhan guru PAI, berupa database Identitas Digital GPAI berupa KTA Digital, profil guru, video, murattal, ruang dialog antarguru, penyusunan RPP.

Ke depan aplikasi ini akan dikembangkan dengan penilaian harian, tengah semester, akhir semester, media pembelajaran, bahan ajar, dan publikasi ilmiah. Kemudian untuk penyusunan RPP, menurut Hery Nugroho, MSI, MSi, Sekretaris DPW AGPAII Jateng, guru dalam menyusun RPP tidak perlu mengetik di Laptop atau HP, tapi cukup dengan perintah suara di depan Hp Android.

Pengalaman yang sudah diterapkan dalam membuat satu RPP sekitar sepuluh menit untuk satu pertemuan. Setelah itu guru langsung bisa mengeprint dan tinggal minta tanda tangan kepala sekolah untuk disahkan. Inovasi ini membuktikan Guru PAI tidak ketinggalan dalam menghadapi revolusi indutri 4.0.

Terkait dengan inovasi tersebut, Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, H Imam Buchori, SAg MSi. sangat mengapresiasi dan mendukung hal tersebut. Karenanya, Imam berharap pelatihan ini dapat diselenggarakan di seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Sehingga Semua Guru PAI pada di sekolah semua jenjang akan merasakan manfaatnya. Lebih-lebih AGPAII sudah mempunyai legalitas dari Kementerian Hukum dan HAM.

Lebih lanjut Imam berharap,  Pengurus AGPAII hendaknya aktif bersinergi dan intensif menjalin komunikasi dengan pemangku kebijakan di kabupaten/kota masing-masing untuk mengenalkan AGPAII, terutama dengan Seksi PAIS/PAKIS Kementerian Agama Kabupaten/Kota masing-masing dan Dinas Pendidikan.

Kegiatan tersebut diikuti dari perwakilan dari DPD AGPAII Kabupaten/Kota Se- Jawa Tengah serta perwakilan Pengurus DPW AGPAII Provinsi Jawa Tengah. Dalam ToT juga diisi oleh Master Trainer, Syaekhudin, M.Pd.I dan Tatik Pujiani, M.Ag. Seminggu sebelumnya AGPAII Jateng juga telah menggelar refreshment dan Rapat Koordinasi dengan Ketua FKG TK, SDLB, KKG SD, MGMP PAI SMP, SMA, SMK, dan Pokjawas untuk membahas bahan materi dan penyelenggaraan training dan workshop di kabupaten dan kota se-Jawa Tengah. st

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here