Puluhan karyawan pabrik kecap yang menjalani karantina menjalani aktifitas rutin seperti senam kesegaran jasmani. Foto: Jatengdaily.com/wing

TEGAL (Jatengdaily.com)- Meski hasil rapid test awal negatif, 16 warga yang merupakan karyawan pabrik kecap, yang saat ini menjalani isolasi komunal di Desa Penusupan Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal akan dites ulang. Uji kali kedua ini untuk memastikan jika mereka benar-benar bebas dari paparan virus corona (covid-19). Mereke menjalani isolasi, menyusul pemilik pabrik kecap, positif Corona dan saat ini tengah dirawat di sebuah rumah sakit.

Kepala Desa Penusupan Guntur Zadiyat Yudiansyah mengatakan ke-16 warganya itu memang telah menjalani rapid test sebelum diisolasi dan hasilnya negatif. Saat ini kondisi mereka masih sehat dalam tempat isolasi.

“Alhamdulillah saat ini mereka kondisinya masih sehat,” katanya.

Menurut Guntur, selama di tempat isolasi warga mendapatkan bantuan makan 3 kali sehari, dan minum. Selain itu, keluarga yang ditinggalkan juga mendapatkan bantuan uang tunai Rp 50.000 per Kepala Keluarga selama 7 hari.

“Selama di isolasi mereka juga diajak rileks, berolah raga dan hidup bersih,”jelasnya.

Nantinya, kata Guntur, mereka akan menjalani rapid test kembali. Sehingga, dapat dipastikan mereka bebas dari corona. “Selama di isolasi mereka juga dijaga 24 jam. Tamu yang datang tidak diperkenankan masuk. Mereka hanya bisa melihat dari luar pagar,” pungkasnya. wing-she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here