By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Mijen Kian Ramai, akan Dilewati Jalur Lingkar Barat Utara dan Barat Selatan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Mijen Kian Ramai, akan Dilewati Jalur Lingkar Barat Utara dan Barat Selatan

Last updated: 7 November 2020 05:49 05:49
Jatengdaily.com
Published: 7 November 2020 05:49
Share
Calon Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita foto bersama dengan para relawan Jaringan Kiai-Bu Nyai Milenial (JKM) se-Kecamatan Mijen usai bersilaturahmi di rumah Gus Ahmad Shodiq Khozin, jalan Kiai Aji, Polaman, Mijen, Kota Semarang, kemarin malam. Foto:dok
SHARE


SEMARANG (Jatengdaily.com) – Calon Wakil Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita, mengatakan, Kecamatan Mijen akan dilewati Jalur Semarang Outer Ring Road (SORR) yang bakal dibangun sebagai jalur alternatif melintasi setidaknya 15 kelurahan, baik lingkar Selatan maupun Utara. “Ada dua jalur, yakni Outer Ring Road Barat-Selatan dan Outer Ring Road Barat-Utara,” katanya, Jumat (06/11/2020).

SORR Barat-Selatan dimulai dari Mangkang-Mijen, persisnya di depan Terminal Mangkang menyusuri wilayah Selatan hingga Mijen dengan panjang kurang lebih 10 kilometer dan lebar 30 meter. Setelah itu, tahap pembangunan berikutnya menuju persimpangan Cangkiran kemudian mengarah ke timur menuju Gunungpati dan akan berakhir di Terminal Ungaran, Kabupaten Semarang.

Dia mengatakan hal itu ketika bersilaturahmi dengan relawan Jaringan Kiai-Bu Nyai Milenial (JKM) se-Kecamatan Mijen di rumah Gus Ahmad Shodiq Khozin, jalan Kiai Aji, Polaman, Mijen, Kota Semarang, Jumat malam.

Mbak Ita mengatakan, tahun depan Kecamatan Mijen akan semakin maju dan gilar-gilar dengan dibangunnya Agro Technopark Purwosari .
Menurut Mbak Ita, terpilihnya agro Purwosari sebagai tempat pengembangan agro technopark juga bukan tanpa alasan.

Di lahan seluas 8 hektare tersebut dinilai sebagai tempat yang paling pas untuk mengembangkan kawasan technopark. Rencananya arsitektur bangunan akan menggambarkan traktor sawah dan buah durian yang merupakan buah primadona di Kota Semarang.

Sebagaimana diketahui, Kebun Buah Purwosari adalah salah satu dari empat agrowisata yang dimiliki Kota Semarang. Dikelola secara bersamaan dengan para petani setempat, Kebun Buah ini memiliki sejumlah produk unggulan, seperti kelengkeng itoh, durian montong Mijen (Momi) dan lokal. Di Gunungpati ada durian montong gunungpati (monti). Hasil perkebunan lainnya seperti jambu kristal, sirsak, dan jeruk dekopon.

Mbak Ita mewakili Hendi memohon doa restu para kiai dan bu nyai untuk melanjutkan pembangunan Kota Semarang lima tahun mendatang.

‘’Semarang ini kota metropolitan, tetapi masih punya sapi, kerbau, bebek, ayam dan buah-buahan yang menjajikan sebagai komoditas usaha. Alhamdulillah, Bapak Presiden dalam Perpres No 79 tahun 2019 akan membangun Agro Technopark Purwosari dengan anggaran sebesar 100 miliar rupiah sehingga sektor pertanian, peternakan dan perkebunan akan membawa masyarakat Kota Semarang semakin sejahtera,’’ tegasnya.

Silaturahmi dilaksanakan dengan protokol kesehatan yaitu semua relawan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak (3M). Mbak Ita yang memakai baju putih dan kerudung merah duduk diapit Nyai Hajjah Aminah Hadlor Ihsan, KH Said AlMasyhad dan tuan rumah KH Khozin. KH Ahmad Hadlor Ihsan, pengasuh pondok pesantren AlIslah Mangkang Kulon, memimpin istighotsah dan berdoa khusus untuk kesehatan dan kekuatan calon Wali kota Hendrar Prihadi atau Mas Hendi yang sedang sakit.

Ketua Relawan Jaringan Kiai-Ibu Nyai Milenial (JKM) Semarang KH Said AlMasyhad meminta warga Semarang mensyukuri nikmat dikarunia daerah yang aman dan nyaman dengan pemimpin Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang taat beribadah.

‘’Karena prestasi dan keberhasilan membangun Kota Semarang, Mas Hendi dan Mbak Ita tidak ada lawan atau pesaing dalam Pilwakot 9 Desember mendatang. Lawannya kotak kosong. Muga-muga target minimal 90 persen tercapai, amin,’’ kata pengasuh pondok pesantren Roudlotus Saidiyah, Kalialang, Gunungpati itu. st

You Might Also Like

Segera Daftar, Penerimaan Anggota Polri Dibuka, Ini Persyaratannya!
Kominfo Putus Akses Tujuh Situs dan Lima Grup Medsos Berisi Jual Beli Organ Tubuh
Anaknya Dibully, Sandra Dewi Sempat Hapus Akun Medsosnya
SG Kolaborasi Dinkop dan UKM Jateng Dorong Pengembangan Bisnis Batik Lasem
11 TKW Jadi Korban Penipuan Pembunuhan Berantai di Bekasi
TAGGED:lintas barat selatanlintas barat utaramijen semarangtechnopark
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?