By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: New Normal Bukan Bebaskan Aktivitas Tanpa Protokol Kesehatan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

New Normal Bukan Bebaskan Aktivitas Tanpa Protokol Kesehatan

Last updated: 31 Mei 2020 16:42 16:42
Jatengdaily.com
Published: 31 Mei 2020 16:42
Share
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Pemerintah pusat saat ini tengah menyusun persiapan tahap new normal atau normal baru setelah sekitar tiga bulan masa pandemi Covid-19 berlangsung di Indonesia. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengingatkan kepada masyarakat, new normal bukanlah kondisi membebaskan aktivitas tanpa protokol kesehatan.

Hal itu disampaikan usai menjadi Narasumber Webinar Nasional bertema “Spirit Pancasila dan Kearifan Lokal dalam Menghadapi Covid-19” yang diselenggarakan Institut Agama Islam Bakti Negara Tegal, Sabtu (30/5/2020), seperti dikutip dari laman humas provinsi.

“New normal itu kita hidup sebagaimana kita beraktivitas, kalau kemarin biasa kita mendengar Work From Home atau bekerja dari rumah, saat ini kita mulai membiasakan bekerja, berinteraksi dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

Protokol kesehatan yang mudah dilakukan adalah menjaga jarak, memakai masker, dan membiasakan cuci tangan saat keluar rumah ataupun mau masuk rumah. Di samping itu, menjaga imunitas tubuh dan berolahraga.

Tahap new normal dirasa penting karena Covid-19 tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan tapi juga ekonomi. Sektor ekonomi harus terjaga karena erat kaitannya dengan kesejahteraan masyarakat.

“Untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19, kita istilahnya new normal atau kehidupan baru, kebiasaan baru. Kita tegaskan bahwa kita beraktivitas dengan disiplin melaksanakan protokol kesehatan,” tandasnya

Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Aries Setiadi mengatakan, kunci memutus rantai penyebaran Covid-19 adalah disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Setiap orang harus disiplin pada dirinya sendiri.

“Kita berharap kehidupan new normal yang dicanangkan Presiden akan memunculkan terobosan-terobosan baru,” kata Budi.

Ditambahkan, selama pandemi Covid-19, dia melihat banyak komponen masyarakat yang bergotong-royong mencegah penularan. Antara lain, dengan saling mengingatkan untuk menerapkan protokol kesehatan, dan memasang pesan-pesan pentingnya menerapkan protokol kesehatan di tempat-tempat strategis.

“Intisari Pancasila itu adalah gotong royong. Saya melihat nilai gotong royong masih tinggi, khususnya di desa. Dengan gotong royong solidaritas sosial ditumbuhkan. Maka kita optimis kecepatan penanggulangan Covid bisa kita tanggulangi bersama,” pungkas dia. she

You Might Also Like

Lanud Sultan Hasanuddin Kerahkan Pesawat Dukung Angkasa Yudha 2021
Pastikan Distribusi Logistik Pemilu, Nana Cek Gudang KPU Surakarta
Unissula Perkuat Brand Kampus Hijau
Kebakaran Gudang Polytron Padam, Setelah 17 Jam Membara
DPD Gerakan Pemuda Marhaenis Jateng Deklrasi Dukungan untuk Kemenangan Andika-Hendi
TAGGED:New normalWabup
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?